Air Mata Impian
Impian adalah sesuatu yang berharga bagi setiap orang. Siapapun, bahkan manusia paling hina sekalipun, dengan susah payah akan tetap memperjuangkan agar impiannya itu setidaknya bisa terus diperjuangkan.
Namun, semua itu musnah setelah aku mengenalnya. Semua itu pupus setelah aku tidak bisa memusuhinya. Semuanya hancur. Jangankan jalan yang akan kulewati untuk meraih impian itu, bahkan semangat untuk membangun jalannya saja sudah musnah bersama diriku yang dulu.
Kini, hanya satu yang kumiliki. Satu harapan yang setidaknya tidak membuatku menyesal ketika meninggalkan dunia ini. Harapan itu adalah sebuah air mata impian, yaitu sebuah tangis yang mengisyaratkan kebahagiaan.