[COMPLETE]
Dalam hidup, selalu ada yang namanya jatuh, bangun, bangkit, patah, hilang, luka, tumbuh, kecewa, bahagia, dan gagal.
Tiap-tiap insan akan mengalami fase tersebut. Tinggal bagaimana cara mereka untuk tetap bertahan. Sebab, memang begitu misteriusnya cara kerja alam semesta.
Isyana yang tak pernah menyangka akan bertemu Inggita, Hana, Duta, dan Kelvien di bangku putih abu-abu, berhasil mengubah sudut pandangnya tentang kehidupan. Ia mulai belajar, jika kebermaknaan tertinggi manusia adalah ketika ia mampu bermanfaat bagi sesama. Menyatukan visi bersama keempat temannya, Isyana memulai aksi nyatanya. Menggunakan ilmu pengetahuan yang ia miliki, ia mulai belajar tentang seni Memanusiakan Manusia.
------
all reserved things by @diffean
Mei, 2020
**PEMENANG WATTYS 2021**
Peringatan: cerita ini mengandung konten sensitif seperti depresi, kekerasan, bunuh diri, dan beberapa hal negatif lainnya. Dimohon kebijakan pembaca. You've been warned.
******
Dia ada di sebuah kota yang tak dikenal, di salah satu persimpangan jalan. Dia akan mencari jiwa yang terluka, terkoyak, tercampakkan. Dia akan mencari jiwa yang menderita, kesepian, hancur. Untuk mereka yang membutuhkannya, mereka akan bertemu dengannya. Dia, sang 'Pembagi Kebahagiaan'.
Merasa tertarik setelah mendengar legenda perkotaan, Ayu pun berniat menemui sang 'Pembagi Kebahagiaan' hanya untuk memenuhi rasa penasarannya. Yang dia tidak tahu adalah, setelah pertemuannya dengan si Pembagi Kebahagiaan, dia akan menemukan sudut-sudut dunia yang selama ini tidak terlihat oleh matanya. Dia akan menjadi lebih kuat, atau justru akan hancur, tergantung pada dirinya sendiri.