Beloved Fiance

Beloved Fiance

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
Seiring berjalannya waktu, maka rasa ini pun semakin ada, bukan menghilang namun bertambah besar. Meski kuragu akankah hatimu masih milikku. Ketika rasa tak lagi ada, meski kuberusahapun takkan membuatnya kembali. Kulepaskan dirimu untuk kebahagianmu. Biarlah disini ku menunggu permainan takdir hingga tiba waktunya untukku. -Arabel- Aku tak butuh alasan untuk mencintaimu, selama hatiku masih mengesahkan namamu sebagai pemiliknya. Tetaplah bertahan dan genggam tanganku, seperti dulu, rasa ini takkan pernah hilang selama jantungku masih tetap berdebar saat melihat senyummu. -Xev- Dengarlah...suara CINTA itu...Nyata
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Arsyilazka
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • AKSARA ( ON GOING )
  • RAVASYA [END]
  • Bara&Senja
  • Perfect Love
  • My love story
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • Langit dan Cahayanya

[JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KETIKA MEMBACA & FOLLOW AUTHOR] Kehidupan Kayla Zahira terasa menyenangkan dan berjalan normal dengan ia yang bercita-cita menjadi seorang penulis, namun pertemuannya dengan Arjuna Pradipta membuat seorang Bagas Ardiansyah mulai khawatir jika ingatan Kayla di masa lalu yang sengaja ia kubur dalam-dalam akan terbuka seiring berjalannya waktu seperti sebuah kotak pandora. "Jauhi Juna, abang gak suka kamu berhubungan sama dia" "Abang jangan gitu, pak Juna baik dia juga perduli sama adek." Bagas hanya bisa terdiam tak sanggup menjawab setiap kali Kayla bertanya kenapa Bagas sangat tidak menyukai Juna yang di mata Kayla adalah sosok pria yang dapat diandalkan dan sangat baik. Tanpa sepengetahuan Kayla, yang Bagas mau hanyalah Kayla menjalani hidupnya dengan tenang dan nyaman tanpa harus menoleh ke belakang lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines