Silence In The HEART,please!

Silence In The HEART,please!

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2020
Syaqila Zara karasya atau biasa di sebut qila cantik yang memiki layar belakang orang tua yang kurang menyenangkan . Pendidikan dan masa depan?itulah yang menjadi pendorongnya untuk pergi menerima beasiswa di sekolah sma ternama di Jakarta. Antonio gramerinda jovanka most wanted boy nya lentera high'school,anak dari seorang konglomerat,yang memiliki wajah tampan dan segudang prestasi akademik maupun non-akademik. Perbedaan status lah yang menjadi rintangan tersendiri bagi seorang qila.apalagi menghadapi seorang Jovan.manusia terlaknat yang pernah qila kenal.namun lama kelamaan tumbuh sesuatu di dlm hati mereka,apakah itu?entah kebencian?entah bubuk bubuk cinta? Akankah mereka bersatu?entahlah!yang mah tau boleh tuh baca ceritanya.........
All Rights Reserved
#146
romanc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hema Alkaris (and his life)
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • YANG SERUPA TAK PERNAH SAMA [END-TERBIT]
  • About Caramel
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • My Life
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Hold It Before It's Gone
  • PEMERAN UTAMA season 1

"Woy, cewek beasiswa!" Suara Saiful menggema di ruang kelas. Nada suaranya santai, tapi jelas menyindir. Gak perlu jadi jenius buat tahu siapa yang dia maksud, karna cuma ada satu cewek di sekolah ini yang masuk lewat jalur beasiswa. Dara. Dara yang lagi duduk langsung reflek noleh. Matanya langsung menangkap sosok Saiful yang berdiri dengan gaya sok keren, dua tangan masuk ke saku celana, dagu sedikit terangkat. Senyumnya... ngeselin banget. Dara tarik napas sebentar, lalu senyum tipis. Bukan senyum ramah, melainkan lebih ke senyum "jangan main-main sama gue." Dia bangkit, langkahnya santai tapi pasti. Dan sekarang, jarak mereka cuma sejangkal. Dara harus mendongak sedikit buat bisa lihat muka Saiful dengan jelas. Matanya tajam, suaranya tenang tapi penuh tantangan. "Kenapa? Perlu bantuan, dasar Iron Man terbang." Ekspresi Saiful langsung berubah. Kaget. 'Nih cewek tau dari mana?' pikirnya. Tiba-tiba, Saiful angkat tangannya dan dengan santai nyentuh dagu Dara, ngeratain pandangan mereka. Tatapannya lebih serius sekarang-ada sesuatu yang dia coba cari di mata Dara. Tapi cuma sebentar. Dia langsung ngelepasin tangannya. "Gue tau lo, cewek seragam luntur." Nada suaranya tajam, hampir kayak tuduhan. Dara nggak mundur sedikit pun. Malah sebaliknya. Tangan kirinya langsung narik dasi Saiful pelan tapi pasti, bikin cowok itu harus nurunin sedikit kepalanya. "Jangan lupa," bisik Dara. "Semua ini gara-gara lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines