Fiery
  • WpView
    Reads 580
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa nggak hujan-hujanan aja, biar kayak Dilan-Milea," ucap Nana asal. Revan terbahak, "lo bego, ya? Mana mau gue hujan-hujanan sama lo." Pemuda itu terbahak sekali lagi. "Lagian lo siapanya gue? Pacar bukan, tunangan bukan, temen juga bukan. Kita cuma nggak sengaja ketemu di kantin, 'kan?" Revan bertanya di akhir kalimatnya memastikan bahwa benar gadis ini pernah ditemuinya di kantin. "Iya, sih. Harus jadi pacar dulu ya biar bisa pelukan di bawah hujan?" Nana bertanya polos yang langsung disambut Revan dengan tawa menggelegar, mengalahkan petir yang menyambar. "Iya, sayang." "Kok ..., sa-ya-ng?" tanya Nana gelagapan. "Lo mau pelukan di bawah hujan, 'kan? Ayo?" ajak Revan, dengan wajah tidak merasa berdosa. "Ayo apa?" Nana berusaha memastikan lagi. "Ayo pacaran?" Copyright ©Dedyana Kamis, 16 April 2020
All Rights Reserved
#229
teenager
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You are My Destiny (Completed)
  • AYANGNA
  • Friendship -Completed-
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • "ASSALAAMUALAIKUM Habibati" _END_
  • VerLanO (END)
  • Daniel
  • ARGA [TAMAT]

Devan mengejar, Della menghindar. Itulah yang terjadi diantara dua remaja ini, Devan yang yakin kalo Della adalah jodohnya terpaksa untuk memaksa Della menjadi pacarnya. Lalu apa yang harus dilakukan Della saat statusnya yang jomblo kini menjadi berpacaran dengan orang yang jelas-jelas tidak dicintainya. . . . "Mulai sekarang lo jadi pacar gue!" Bisik Devan tepat ditelinga kiri Della. "Maksud lo apa?! Jangan macam - macam. Lebih baik, sekarang singkirin tangan elo dari pinggang. gue!" Desis Della "Jangan coba - coba untuk ngebantah! Kalo sampai itu terjadi, gue bakal cium lo disini sampai kehabisan napas." Glekk. Della menelan ludahnya susah payah. Diliriknya keadaan sekitar, banyak siswa yang menatapnya heran. Kepalanya langsung menggeleng kala memikirkan kalo Devan benar - benar melakukan hal itu. "Mengerti? Mulai sekarang lo jadi pacar gue." Devan tersenyum penuh kemenangan saat menerima anggukan dari Della.

More details
WpActionLinkContent Guidelines