We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love Make To Blind

Love Make To Blind

  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
seorang gadis nakal yang suka bermain dengan banyak pria dan menjauhi seluruh teman wanitanya Namaku Alena kimberly hafsel umurku 16 tahun sejak sekolah menengah pertama aku tidak suka bermain dengan anak perempuan yah, aku hanya memiliki 2 sahabat wanita yaitu angeli dan Monika karna aku tidak terlalu suka dengan teman wanita Engeli dia sangat cantik dan manis tapi kecantikan nya menutupi semua perbuatan nya dia suka melakukan hubungan sex bebas aku pernah menjadi saksi dalam permainan nya aku memanggilnya dari luar tapi dia tidak kunjung datang aku masuk tanpa mengetuk pintu kamar dan mendengar suara aneh Hmmmm" aghh............. Teruss sayang aku suka mendengar desahannya... Ahhhhhhhhhhhhhh (suara engeli seperti nya) Ahhhhhhhhhhhhhh sayang aku mau menembak...... Crottttt💦💦 Seperti itu lah engeli Oke sambung chapter berikutnya guys❣️
All Rights Reserved
#9
penyeselan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • Me And Myself {Completed}
  • Bad girls & Ketos
  • My Evil Girlfriend (End)
  • sex-crazed woman {END}
  • My ice girl
  • My Lecturer My Future
  • AKHIR SEBUAH KISAH [SELESAI]

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines