Back Then

Back Then

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gadis itu menatap benci adelia yang kini berada didepannya. Tangannya mengepal erat. Dengan penuh isakan tangis gadis itu menggerakkan bibirnya mencoba berbicara, "Aku merelakannya untukmu. Aku melepaskan kebahagiaanku demi kebahagiaannya bersamamu. Tapi kau? Apa yang kau lakukan adelia? Kau membunuhnya! Kau mengambil hidupnya!!!" Adelia tersentak. Ia juga terluka. Bukan hanya gadis itu saja, tapi ia juga mencintai pemuda itu. Sungguh. "A-apa yang harus aku lakukan aila? Aku bersumpah, aku benar-benar tidak sadar kejadian itu. " Adelia menangis terisak-isak. Namun gadis itu-aila, tidak bergeming sedikitpun. "Aku akan lakukan apapun untuknya aila. Kumohon bantu aku untuk menyelamatkannya." Aila bergeming. Ia menatap serius ke arah adelia. "Tidak ada yang bisa kita lakukan adelia. Kecuali..." Adelia mengernyit, "Kecuali?" "Gantikan posisinya Adelia Maura"
All Rights Reserved
#543
pengkhianat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Summer Triangle  (Revisi)
  • KHALILA AND OTHERS
  • "Friendzone"
  • Kutukan Cinta Pertama
  • Andira [End]
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Bara [REVISI]
  • The Real Of Me
  • HALOALKANA

"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "π™·πšžπš‹πšžπš—πšπšŠπš— πš”πš’πšπšŠ πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πšœπšžπš–πš–πšŽπš› πšπš›πš’πšŠπš—πšπš•πšŽ. π™½πšŠπš–πšžπš—, πšœπšŠπš’πšŠπš—πšπš—πš’πšŠ πšŠπš”πšž πšπš’πšπšŠπš” πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ π™³πšŽπš—πšŽπš‹, πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš“πšŽπš–πš‹πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” π™°πš•πšπšŠπš’πš› πšπšŠπš— πš…πšŽπšπšŠ." -π‘ͺπ’‰π’‚π’’π’Šπ’“π’‚ π‘Ίπ’‰π’‚π’Šπ’Žπ’‚ π‘³π’π’—π’Šπ’† ✯✯✯ α΄‹α΄€ΚŸα΄€α΄œ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, α΄›Ιͺα΄…α΄€α΄‹ α΄α΄œΙ΄Ι’α΄‹ΙͺΙ΄ α΄˜ΚŸα΄€Ι’Ιͺα΄€α΄›! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia

More details
WpActionLinkContent Guidelines