Becaus Kulinous

Becaus Kulinous

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 19, 2020
Ini kisah tentang cinta yang datang karena terbiasa. Seperti kata pepatah jawa : Witing tresno becaus kulinous Transelate : Cinta datang karena terbiasa Kisah tentang Ayuningtyas. Gadis Jawa yang berprofesi sebagai dokter psikolog terjebak perasaan cinta dengan pasien gilanya. Juga tentang Aditya Aresa Gildon. Seorang sad boys karena ditinggal sang mantan berselingkuh. Hingga akhirnya ia berkonsultasi dengan dokter yang parahnya membuat tingkat stresnya semakin tinggi. Tentang dua hati yang nyaman karena terbiasa
All Rights Reserved
#2
aresa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two side of the same coin
  • diagnosis hati
  • JANUARRESSYA
  • MARRIED WITHOUT LOVE
  • DRABIA [END]
  • Duranta Repens
  • MENCAIR✔️ (End)
  • TURUN RANJANG.   **END**

Aleya moyarezz adalah seorang gadis cantik yang baru saja mengalami patah hati yang mendalam. Setelah hubungan panjang dengan pacarnya, Gavin tenggara, yang sangat ia cintai, berakhir dengan cara yang menyakitkan, Aleya merasa dunia seakan runtuh. Luka emosional yang ditinggalkan Gavin membuatnya merasa sulit untuk membuka hati kembali bahkan untuk orang-orang yang datang dengan niat baik. Namun, kehidupan membawa seseorang yang berbeda ke dalam hidupnya-Arkalix sero, seorang pria baik hati yang tak hanya memperhatikannya, tetapi juga mencintainya lebih tulus daripada dirinya sendiri, Arkalix adalah sosok yang sabar dan penuh pengertian, serta selalu hadir dengan senyum yang menenangkan, tanpa pernah memaksakan diri. Meski Aleya merasa sulit untuk menerima perasaan baru ini, Arkalix tidak pernah menyerah. Di tengah trauma dan keraguan yang melanda, Aleya berjuang untuk membuka hatinya kembali. Setiap langkah yang ia ambil bersama Arkalix membawa luka lamanya perlahan membaik. Namun, masih ada bayang-bayang masa lalu yang menghantui, bahkan kerap kali rasa sakit itu seakan menyala dan Aleya harus menghadapi ketakutannya akan cinta yang baru. Akankah Aleya mampu melepaskan masa lalu dan memberi kesempatan pada cinta yang tulus ini, ataukah ia akan terperangkap dalam kesedihannya sendiri? Dalam perjalanan yang penuh perasaan dan pertumbuhan pribadi, Aleya dan Arkalix akan menemukan bahwa cinta tidak hanya tentang memberi dan menerima, tetapi juga tentang kesabaran, pengertian, dan keberanian untuk saling mengikhlaskan, dan sembuh bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines