Forget You

Forget You

  • WpView
    LECTURAS 265
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 11, 2020
Pernahkah kau bertahan bertahun - tahun untuk seseorang yang bahkan selalu menyakiti hatimu? Aku merasakannya, dan ku pikir sudah cukup semua rasa sakit itu. Untuk itulah aku menulis, menulis kisah ku dengannya, aku menulis untuk melupakan. ~Ananda Raya *** Bercerita tentang Raya yang jatuh cinta dimasa - masa terakhir SMP nya, ia jatuh cinta kepada Erza, laki - laki yang memberikan warna baru dalam dunianya. Tapi kisah mereka tidak semudah itu, Erza perlahan menjauh, menghilang dari dunia Raya sepenuhnya, dan untuk pertama kalinya Raya patah hati. Tapi takdir memang tidak bisa diterka, ikatan mereka ternyata tidak putus ketika Erza pergi, Raya terus menerus bertahan, mencintai Erza sepenuh hatinya, sampai pada didetik terakhir Raya sadar jika semua itu percuma. Lalu, apa Raya akan menyerah? Apa akhirnya mereka benar - benar berpisah? Kalian akan menemukan jawabannya jika membaca cerita ini sampai akhir. Note: Typo bertebaran, karena cerita ini belum direvisi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Regrets of Love
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • ARGANTA.
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Ilusi
  • DENTING  [Revisi]
  • Waktu?
  • Flat Heart
  • IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]
  • CARAKU MENINGGALKANMU

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido