Story cover for Nos Vemos by nhurila
Nos Vemos
  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Apr 14, 2020
Disaat salah satu anak Adam  ingin belajar melupakan,kenapa Tuhan selalu mempertemukan dua insan yang saling mencintai dengan beribu masalah yang mengharuskan salah satunya MENYERAH.

 " Nos Vemos (sampai jumpa),sama artinya dengan hidupku yang selalu berjumpa denganmu ,tidak peduli lamanya waktu.Namun,kenapa setiap berjumpa kau selalu berubah. Apakah aku harus mengucapkan Selamat Tinggal agar kau tetap denganku" lirih seseorang sambil menatap foto usang.







HARAP MAKLUM,baru mulai nulis guys😅😅
All Rights Reserved
Sign up to add Nos Vemos to your library and receive updates
or
#701humoris
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Full Of Scratches cover
GADIS UNGU KESAYANGAN ARSEN cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover
Laut Kelabu [Selesai] cover
SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan cover
Karamel [Completed] cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
happy ending  Versi Ku Kapan? cover
I'm Alessa cover
Izinkan Aku Mengisi Hatimu cover

Full Of Scratches

21 parts Ongoing

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *