Nos Vemos

Nos Vemos

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 14, 2022
Disaat salah satu anak Adam ingin belajar melupakan,kenapa Tuhan selalu mempertemukan dua insan yang saling mencintai dengan beribu masalah yang mengharuskan salah satunya MENYERAH. " Nos Vemos (sampai jumpa),sama artinya dengan hidupku yang selalu berjumpa denganmu ,tidak peduli lamanya waktu.Namun,kenapa setiap berjumpa kau selalu berubah. Apakah aku harus mengucapkan Selamat Tinggal agar kau tetap denganku" lirih seseorang sambil menatap foto usang. HARAP MAKLUM,baru mulai nulis guys😅😅
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • SCHICKSAL
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • KHALILA AND OTHERS
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Izinkan Aku Mengisi Hatimu
  • Hopeless
  • GADIS UNGU KESAYANGAN ARSEN

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines