Diary Keisha [ON GOING]

Diary Keisha [ON GOING]

  • WpView
    LECTURES 168
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., sept. 2, 2026
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
Vie de Famille
Deuil & Chagrin
Romance
Memilikinya adalah hal yang sangat diinginkan. Bukan pacar tapi SAHABAT. Sahabat bukan hanya sebuah nama dengan penuh cerita di baliknya. Ada tawa, tangis, kebersamaan, bahkan luka yang terkadang tidak terlihat. "Kita sahabat, kan?" Keisha bertanya sekali lagi kepada sahabatnya itu dengan lirih dan penuh harapan. Air mata yang sudah terbendung itu berusaha untuk tidak jatuh . Pikirannya terus memikirkan berbagai kemungkinan, sedangkan hatinya masih berusaha percaya bahwa apa yang ia takutkan tidak akan pernah terjadi. Namun, tidak semua ekspektasi harus sesuai dengan realita, kan? "Lupakan semuanya!" Fanny menjawab dengan suara meninggi. Tatapannya tajam sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan Keisha, seolah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan di antara mereka. Keisha hanya mampu menatap punggung sahabatnya yang semakin menjauh. Apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka? Bagaimana persahabatan yang sudah terjalin sejak kecil bisa sampai berada di titik ini? Dan apakah mereka masih bisa kembali seperti dulu? ☁️☁️☁️ Semoga bermanfaat Happy reading❤❤ [slow update] ⛔ ᴛʜɪs sᴛᴏʀʏ's ᴍɪɴᴇ ! ᴘʟᴇᴀsᴇ, ᴅᴏɴ'ᴛ ᴘʟᴀɢɪᴀʀɪsᴍ !
Tous Droits Réservés
#1
kita
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Warning: Physical Distancing! [COMPLETED]
  • MY PERFECT SUAMI
  • Possessive Badboy [END]
  • ARLAN
  • Yes! Mr. Husband | TERBIT✓
  • SEPTIHAN
  • AGAM [terbit]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)

[CHAPTER MASIH LENGKAP, EXTRA CHAPTER TERSEDIA DI KARYAKARSA] Sembari menunggu jadwal wisuda, Sabrina memutuskan menerima tawaran bekerja sementara di Event Planner startup milik seniornya di kampus. Tentu saja, dia nggak berharap banyak. Berurusan tiap hari dengan Bang Zane yang menyebalkan itu, siapa juga yang betah? Sayangnya ... pandemi berkata lain. Jika rencananya paling lama hanya bekerja selama tiga bulan, sekarang dia bukan saja harus mengulur-ulur durasi menjadi bawahan sang bos kampret, tapi juga jadi salah satu teman karantinanya ... entah sampai kapan. PS. For better experience, baca WRONGFUL ENCOUNTER dulu

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu