We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Titik Terendah

Titik Terendah

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 14, 2020
WpInfo
Fanfic
RWBY
Titik terendah Setiap orang pastilah ya mengalami dimana kita itu sudah ngga tau musti gimana. Disatu sisi , kita menyadari kalau sebenernya ada yang kurang/ salah dalam diri kita Dari sisi lainnya ,kita ngga tau musti ngapain, apa yang sebenernya musti kita benerin. Paling parahnya kita nyalahin takdir atau nyalahin orang-orang yang ada disekitar kita. Putus asa, ngga tau musti gimana lagi , musti ngapain. Terpuruk dalam kesendirian dan merasa kalo kita itu ngga punya siapa-siapa untuk berbagi. Ada masa dimana saya merasakan hal yang sama, dibeberapa waktu lalu. Merasa bahwa saya gagal , saya sudah ngga lagi mampu untuk mencapai suatu target tertentu. Saya adalah tipikal orang yang ngga suka curhat masalah sama orang lain, terutama masalah pribadi . saya orang yang gampang rendah diri . merasa saya itu bukan siapa-siapa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAP OF THE SOUL: City of Dream (END)
  • Daisy [COMPLETED]✔
  • Breathe
  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • Home Paradise
  • Embun Purnama [Un-Publish]
  • L.E.L.A.K.I
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

Setiap orang memiliki cerita dan pengalaman yang berbeda. Dan ini adalah kisahku. Tentang hidup yang kujalani untuk mencari jati diri. Siapa dan dimana aku? Dua pertanyaan yang mampu membuatku bingung dan menghentikan langkahku. Perjalanan terasa monoton dengan jejak kaki yang sama. aku pernah melihat kematian, kesedihan yang maeluluhlantakan hatiku danmenjungkirbalikan duniaku ketika aku mulai melangkahkan kaki. Kesedihan ketika melihat kenyataan masa depan. Semua bermula dari kematian itu. Selanjutnya kehidupanku berjalan seperti drama yang diatur dalam plot dan dialog. Masalah demi masalah datang seperti hujan deras. Tidak ada waktu untuk mencari kegembiraan dan kesenangan sendiri. Satu-satunya jalan adalah membuat benteng dan menciptakan duniaku sendiri. Dunia khayalan. Dunia mimpi. Dunia tanpa masalah dan kesedihan. Tetapi aku terjebak dalam dunia yang kuciptakan. Dan aku menciptakan bagian dari diriku yang lain. Peta jiwaku yang sempurna dan bersih mulai tertutup puzzle-puzzle yang diciptakan dunia untukku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines