Kaki untuk Kiki

Kaki untuk Kiki

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Ariski Septian, seorang anak lelaki yang tinggal di perkampungan ditengah tumpukan sampah di daerah Jakarta. Ia hidup bersama kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai pemulung dan seorang adiknya bernama Artika Septina. hidup di lingkungan yang memaksa mereka harus ikut bekerja keras demi kebutuhan hidup sehari-hari. Kiki dan Tika tumbuh tak jauh seperti pekerjaan kedua orangtuanya. suatu hari, orangtua Kiki yang sedang terlilit hutang karena untuk memenuhi biaya hidup, harus berurusan dengan rentenir penagih hutang. Kiki dan Tika ikut merasakan kepedihan yang dialami kedua orangtuanya. bagaimanakah kelanjutan hidup Kiki dan keluarganya semenjak para rentenir itu menyatroni gubuk mereka setiap hari? akankah Kiki mampu melindungi keluarganya?
All Rights Reserved
#293
anakanak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAMA Y PAPA
  • Duda Tampan Itu Suamiku (Kookmin GS)
  • A Life That Turns
  • Hidup Wanita Tulang Kuat dalam Keluarga 380°
  • Serupa Asing, Sepenuh Saudara
  • DIKA & ADRA
  • Telak ✔
  • Not a Crazy Fighter Anymore [Sunoo, Jungwon & Ni-ki]
  • dibalik alyksandr

Di malam pulang kerjanya, Yurdaka mengalami kejadian pahit ketika seorang yang tidak ia kenal merebut keperjakaannya. Yurdaka merupakan omega pun hamil dan melahirkan bayi laki-laki. Tetapi, bagi Yurdaka anak itu sebagai lambang kesialan yang akan terus abadi di dalam hidupnya. Menghindar dari segala masalah buruk Yurdaka memutuskan untuk menelantarkan anaknya berharap mati di tengah derasnya hujan malam hari. Beribu macam bayangan kesalahan menggerogoti hidup Yurdaka. Hidupnya seakan hampa atas apa yang sudah ia lakukan kepada anak yang telah ditelantarkan. Lantas, bagaimana kisah Yurdaka selanjutnya? ©darcklone

More details
WpActionLinkContent Guidelines