KALABENDU

KALABENDU

  • WpView
    Reads 81,417
  • WpVote
    Votes 5,902
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 8, 2024
''Tante Sarasvati siapa? Aram siapa?'' ''Sara gatau, tapi tadi ayah jemput tante itu di komplek. Terus Sara disuruh duduk dibelakang, tante itu duduk didepan sama ayah, terus mereka bercanda bu.'' Tasya meletakkan sendoknya. ''Tante itu juga cubit cubit ayah.'' Sara melanjutkan ceritanya. Tasya segera lari ke kamar mengambil Jaket nya dan Jaket Claras. Dipakaikannya Claras jaket, lalu segera ia gendong. ''Sara, cepet ambil jaket kamu. Ibu tunggu di mobil." Sara segera mengambil jaketnya dikamar. Ia baru saja membuka tabir ayahnya. // Ini tentang Sara. Tentang perjalanan hidupnya yang dipenuhi kalabendu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unwanted Wedding
  • Pelakor
  • EPILOG
  • Perkara Rumpang
  • Kita Bercerita Tentang Hari Ini
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • AIRA [On Going]
  • Apakah aku pembawa sial?

Kebahagiaan Selena menikahi laki-laki yang ia kagumi sejak lama harus sirna, ketika tahu alasan Aldric menikahinya. Kesetiaannya pun kembali diuji ketika masalah anak hadir. **** Aldric Dasha Anderson, seorang pengusaha yang sukses memimpin perusahaan yang dirintis oleh ayahnya. Di balik kesuksesannya tersebut, diam-diam dia memiliki sebuah rahasia kegagalan dalam memiliki sang pujaan hati. Aldric menyimpan perasaan cinta untuk Rania. Cinta yang tidak seharusnya hadir di hatinya, karena Rania sudah memiliki tunangan. Cinta bertepuk sebelah tangan itu terus tumbuh meski Aldric sudah berusaha melenyapkannya. Selena, seorang fashion designer yang bekerja di sebuah butik. Wanita itu sama sekali tidak menyangka ketika suatu hari Aldric mengajaknya makan malam. Bagaimana tidak, selama ini Selena hanya bisa menatap dan mengagumi Aldric di TV. Selena jatuh cinta pada lelaki itu, meski Aldric belum memiliki perasaan apa pun saat melamarnya. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines