1800 Detik [TAMAT] √

1800 Detik [TAMAT] √

  • WpView
    GELESEN 852
  • WpVote
    Stimmen 216
  • WpPart
    Teile 34
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Juli 12, 2020
WpInfo
SACHBUCH
"aku takut sesuatu terjadi padamu tapi kubiarkan kamu berjalan sendirian di keramaian dengan alasan yg sekarang membuatku berpikir itu bukan alasan sama sekali" "aku pernah menangis dikota itu sendiri dalam gelap bersama rintik hujan dan ketakutan duduk dibelakang seseorang yang tak kukenali berbalut jas hujan, sementara aku kedinginan karena diselimuti kesedihan" "maafkan aku puteri, izinkan aku mengajukan opsi kalau ga dibandung, rekomendasi di surabaya, semarang atau yogya" "alasannya?" tanyaku membuat alman menarik nafas dan menghembuskannya perlahan, ia mulai menjawabnya dan aku siap mendengarkannya "1. Bandung, bandung adalah salah satu kota yg menyadarkanku bahwa metropolitan tak separah yg ku kira, masih ada warna hijau, masih banyak bangunan historik, masih ada sungai melewati tengah kota, disisipkannya kehijauan di tengah kota, bandung juga merangkul 2 gunung bersejarah padahal dia menyambat gelar sebagai ibukota. Ramah memang 2. Surabaya, kota ini memang menjadi kota terbesar kedua setelah Jakarta, tapi entah mengapa aku lebih menyukainya dibanding Jakarta, Satu-satunya kota yg pernah kudatangi dengan durasi waktu 2 jam. Sebentar memang, tapi hatiku langsung jatuh kepadanya. Karna rasa penasaran itulah, aku menobatkan surabaya sebagai salah satu kota yg ingin ku diami. Sebagai kota yg besar, ada satu hal aneh yg membuat surabaya cukup menarik. Tanjung perak, pelabuhan pusat ekspor import selain tanjung priok itu lebih memilih masuk ke Surabaya dibanding Sidoarjo. Mungkin pelabuhan itu tau mana yg lebih baik haha, alman berhenti sejenak lalu kembali melanjutkan perkataannya 3. Semarang, Banyak org yg bilang terutama ahli geografis bahwa semarang adalah Jantung pulau jawa karena dia terletak tepat ditengah pulau jawa agak keatas sedikit katanya. Kupikir jantung juga begitu, ditengah2 agak kekiri sedikit. Alman menghentikan perkataannya, mengambil nafas dan tersenyum pada kiya lalu kembali melanjutkan perkataannya
Alle Rechte vorbehalten
#908
boy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Kebahagiaan di Bandung (Aralynn X Larine)
  • Nostagia dalam perjalanan  (TAHAP REVISI)
  • Kamu dan Bandung
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Mencari Cahaya di Bandung [ Written By Casha ]
  • PERCAYA? [END]
  • All the Baffling Thing of Being Change✔ (WAS SAVAGE LOVE)
  • Arkan & Bandung

Bandung selalu menyimpan kenangan di setiap detiknya, jika sudah menginjakkan kaki ke Bandung, jangan harap bisa melupakan kenangan yang kalian punya di sana. Karena Bandung, memiliki daya tariknya sendiri. Disclaimer! 1.gender sesuai pikiran dan imajinasi kalian sendiri sendiri 2.author mood mood-an 3.up nya lama "Aku dan Bandung, mencintainya." "Melupakan Bandung itu susah, ya?" "Kota ini tak sama tanpa kehadiran dirimu" "Sekali lagi, selamat saling membahagiakan" #abuverse

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien