THE REAL QUEEN | Huang Renjun

THE REAL QUEEN | Huang Renjun

  • WpView
    Reads 4,908
  • WpVote
    Votes 531
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 13, 2021
Ft. Shuhua and other Kehancuran dan kematian datang tanpa salam merusak ketenangan hingga mengakibatkan perpecahan. Dendam, ego, harta, kekuasaan. Siapa yang akan bertahan? Atau semuanya akan mati secara perlahan? ~Cerita ini murni imajinasi saya sendiri, apabila ada persamaan adegan itu tidak kesengajaan, terima kasih~ ©ruanghampa23
All Rights Reserved
#9
k-pop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • AGATHA SIBLINGS [NCT Dream]
  • Big Secret (Revisi)
  • [√] Viel
  • Can I? - Mark Lee✓
  • REQUIEM [HYUNJEONG]
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

Sebuah Fenomena tiba-tiba menghancurkan sebuah kota dalam waktu singkat. Mungkin sebuah fenomena bisa menghancurkan semesta. Namun, tidak dengan persahabatan mereka. "Mau berjanji? Kita akan menjadi saudara yang saling menjaga, melindungi, menyayangi, memberikan kebahagiaan. Menjadi obat bagi salah satu yang terluka diantara kita dan melalui semuanya bersama sama." "Kita udah melalui semuanya sama sama. Masuknya kita ke kota ini. bukanlah akhir dari segalanya, justru mungkin ini adalah awal yang harus kita lewati bersama sama." Cinta dan kasih yang mengeratkan mereka. Namun, nyatanya semesta bukanlah musuh utama. Melainkan dendam yang mengubah segalanya hingga tuhan menarik kembali perlindungannya. Mereka bukanlah 9 Raga, melainkan 9 jiwa. "Raganya mungkin tak di sini, tapi jiwanya tak pernah pergi." Kesalahan tanpa sengaja menyematkan dendam terdalam di hati manusia. Tak ada yang tau bagaimana dendam itu bekerja hingga mematikan akal sehat dan menggelapkan mata manusia. Merenggut dunia dari banyak jiwa. Kebahagiaan yang sirna, tak ada lagi rasa aman dalam hati mereka. Semua berubah menjadi derita dan penyesalan sepanjang masa. Petualangan bukan sebatas selamat dari bencana, tapi juga bertahan hidup setelahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines