Di Ujung Penantian [END]

Di Ujung Penantian [END]

  • WpView
    Reads 410,798
  • WpVote
    Votes 2,376
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
•Sequel dari Imamku Surgaku• •[SELESAI]✓ Berawal dari pertemuan nya dengan anak kecil yang tiba-tiba memanggilnya Bunda. "Boleh Lindu panggil Kak Syifa Bunda?" ucapnya memohon. "E ... eh." Syifa terkejut bukan main atas ucapan anak perempuan dihadapanya sekarang yang sedang menatapnya dengan tatapan memohon. Rindu menundukkan kepalanya dalam-dalam sambil memilin ujung baju sekolahnya. "Lindu pengen punya Bunda." Rindu mendongakkan kepalanya saat ucapannya tak digubris oleh Syifa. "Boleh ya?" lanjutnya lirih. Syifa membeku. Apa maksudnya? Mereka baru saja saling mengenal, dan ini tidak mungkin. Syifa masih kuliah, dan anak kecil ini mau menyebutnya dengan sebutan bunda? Yang benar saja. o0o Terjebak dalam pernikahan yang tidak diinginkan. Penantian panjang yang mungkin akan berakhir dengan kebahagiaan. Mungkin? ..... Start : 15 April 2020 Finish : 1 Mei 2020 -Sudah Di Revisi-
All Rights Reserved
#450
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir
  • "BECCA" ✔ [TERBIT]
  • Kali Kedua ✔
  • Fuckboy Kampret ✔
  • Asheeqa's Dream [COMPLETE]✔
  • Ketika pilihan Allah menjadi pilihan hati
  • Senja Terakhir [End]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Segores Luka Dalam Cinta
  • Married With My Friend [END]
Takdir

Seorang gadis yang baru saja lulus SMA harus merasakan kehidupan yang nyata, dimana ia tiba-tiba harus menikah dengan gurunya karena permintaan terakhir sang ayah (perjodohan) . Disaat teman-temannya sibuk hura-hura dia sibuk dengan keluarga barunya. Akankah dia bisa berjuang melawan takdir atau terbelenggu di dalamnya? • • • • • "Mita ga mau Bun, Mita mau kuliah, Mita mau mengejar mimpi Mita bun," ungkap gadis kecil yang masih lengkap dengan seragam putih abu-abunya dengan penuh air mata. "Mita harus lakukan ini ya nak, ini permintaan terakhir ayah, sebelum ayah benar-benar..," tak kuasa mengatakan kata selanjutnya, bernafas sejenak dan meneruskan lagi"lagian kan ayah tidak pernah minta sesuatu padamu nak! Ini permintaan pertama dan terakhir ayah, kamu mau ya nak," bujuk wanita paruh baya itu mengusap sayang puncak kepala sang anak. "Kalau itu memang yang terbaik, Mita bisa apa? Mita akan lakukan ini demi ayah." Terang sang anak akhirnya setelah dipikir-pikir. • • • • • 🔕Plagiat dilarang mendekat, huss sanaaaa! Jika tidak suka jangan memasuki daripada sesak di hati.🔇 Ada yang penasaran? Nantikan cerita selanjutnya hanya di sinshin_17 Jan lupa vote komentarnya ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines