Story cover for Seulas Makna by DindaDinda285991
Seulas Makna
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Apr 15, 2020
Andaikan saja kita akan menyulam benang sulam menjadi baju. Ada dua macam benang sulam, benang yang lurus dan benang yang kusut. Benang yang lurus dan benang yang kusut memiliki tingkat kesulitan yang beda saat sedang menyulam, ada yang mudah ada juga yang susah. Tapi jika keduanya sudah disulam akan menghasilkan baju yang sama indahnya. Seperti itu juga dengan petualangan dalam hidup. Walau di awal ada yang mudah dan ada juga yang susah, pada akhirnya akan menghasilkan pengalaman yang sama indahnya.

Ditulis dengan semangat yang hiperbola. 

Cuma pengen nulis kata kata yang sok bijak aja. 

Mulai : 15 April 2020




°•Adinda Putri Salsabilla•°
All Rights Reserved
Sign up to add Seulas Makna to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Seperti Tulang [SUDAH TERBIT] by din4diinn
25 parts Ongoing
⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang
You may also like
Slide 1 of 6
The End? (END)  cover
Adolescene: Haya Helia [Complete] cover
Ruang Hidup (SUDAH TERBIT) cover
Seperti Tulang [SUDAH TERBIT] cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
Perjodohan  cover

The End? (END)

26 parts Complete

Apakah hidup bisa di akhiri? atau hidup bisa di perbaiki?