Story cover for Twins(On Going) by GavinApriliano
Twins(On Going)
  • WpView
    LETTURE 264
  • WpVote
    Voti 30
  • WpPart
    Parti 19
  • WpView
    LETTURE 264
  • WpVote
    Voti 30
  • WpPart
    Parti 19
In corso, pubblicata il apr 15, 2020
Follow sebelum baca ✔

"Abang! Ica tu suka yang rasa coklat, kenapa? Karena coklat itu bikin pintar! Dan kenapa Ica suka ice cream? Karena Ica kan hobby makan tuh, nah biar berat badan Ica gak berat dan gemuk, jadi Ica makan ice cream, karena ice cream bisa membakar lemak ...." Hakim menjadi pendengar setia saat sang adik nya kini tak henti hentinya mengoceh, meskipun begitu ia mencoba untuk menikmati dan bersabar mendengarkan, tak ingin mood adiknya hilang saat bersamanya.

"Abang! Ica haus!" rengeknya lagi

"Kan udah makan ice cream dek, kok haus ?" Rika tak habis pikir dengan pertanyaan konyol abangnya itu, bagaimana bisa ice cream ia samakan dengan air mineral? Padahal Hakim selalu memegang peringkat juara umum!

"Abang? Abang gak nyogok guru kan waktu penerimaan raport?" tanya Rika dengan wajah bingungnya.

Hakim yang mendapat pertanyaan seperti itu, tak tau harus bicara apa? Bagaimana Rika bisa berpikir seperyi itu?

"Ya nggak lah dek! Emang kenapa nanya gitu?" tanya Hakim balik.

"Ya abang ngapain nyamain ice cream sama air mineral! Ya beda lah, ice cream tu manis, air mineral tu tawar, ice cream gak bisa ngilangin haus, ibaratnya tu yah, kayak cewek! Ice cream itu cewek yang make bedak menor, dan air mineral itu cewek yang natural, nah! Lebih menyejukkan mana untuk dipandang?" 

" yang natural lah " jawab Hakim sedanya.

"Ya gitu juga dengan air mineral! Udah ah, abang sana cariin Ica air mineral!"
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Twins(On Going) alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#362twins
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End) di Nin_farr
35 parti Completa
Sang gadis bernama Aca Putri Ramadani harus menghadapi masalahnya sendiri dan memendam apa yang ada pada hatinya. Ia sudah di gagalkan dengan percintaan dan keluarganya kecewa atas pilihannya Jika menjadi Aca, kalian mungkin akan merasa kebingungan dan tidak tau harus memilih pilihan yang mana --- "Kita putus ya ca.. gua di suruh ke Amerika sama nyokap gua dan Lo juga mau di jodohin sama ayah Lo kan" Arka menatap wajah Aca dengan melas seolah tidak mau kehilangan Aca "T-tapi kaaaa.." *** "Lo putusin pacar lo sekarang" ucap Zakhy degan keras "Gua nikah atas dasar terpaksa, ini semua sala Lo" bantah Aca *** "Gua kecewa sama Lo ca" ucap Ici dengan mengepalkan tangannya "Ayah gak marah sama kamu, tapi Ayah kecewa" ucap ayah "Apa apaan ini? Bunda marah dan kecewa sama kamu ca" ucap bunda di penuhi dengan amarah *** "Ter, Lo marah dan kecewa sama gua kan pasti" Aca berusaha agar tak menangis di depan Luter, tapi apa dayanya ia malah menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Luter Luter melepaskan pelukannya dengan menghapus air mata Aca "gua gak marah dan gak kecewa sama Lo ca, tenang aja gua berpihak ke Lo" *** "Kalian jahat! Kenapa kalian tutupi semua ini dari gua hah?" Tak menyangka, salah satu temannya menutupi masalah ini dari Aca Ninzha hanya terdiam, detik selanjutnya ia membuka pembicaraan "aku gak mau kamu sakit hati ca" "Ca, Lo harus sadar! Gua tutupi semua ini dari Lo karena gua juga masih mikir perasaan Lo ca" ucap Via. Di dalam hatinya merasa bersalah karena telah menutupi semua ini dari Aca *** Ditengah derasnya hujan dengan suara petir serta hembusan angin yang kencang mewakili hati Aca yang sakit "ARGHH!!" "Kenapa semua masalah harus datang ke gua? Kenapa gak dia aja!" --- Jadi itulah ringkasan ceritanya.. yuk buruan baca kalau kepo akan bab lengkapnya! Happy reading guys.. Walaupun di depan sad, nanti di belakang bakal happy ending deh 💕Okey thank you everyone 💕
Naughty Nanny di SitiUmrotun
81 parti Completa Per adulti
"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."
Brothers di eMikoe
12 parti Completa
"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
Still With You  cover
VerLanO (END) cover
Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End) cover
Eat, Bread and Love (TAMAT) cover
Naughty Nanny cover
Brothers cover
CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI) cover
Bad Girls VS Bad Boys cover
Cinta Putih Biru (Slow Update) cover

Still With You

37 parti Completa

"Rel, tadi sebenernya gue lagi liatin toko ice cream yang baru buka itu lohh, nah terus rencana-nya sih mau beliin lo biar nggak marah lagi" kata Rachel lirih. "Huum, ngapain beliin gue ice cream?, gue nggak terlalu suka ice cream!, ntar juga palingan lo yang makan ice cream-nya kan??, lagipula... lo kan, udah manis kayak ice cream vanilla buat gue, jadi nggak usah beliin gue ice cream lagi." lalu mempercepat langkahnya dan meninggalkan Rachel. Ettttssss mau tau Kelanjutannya......??? Skuy langsung baca ajah...🌈 this is Rachel and Farrell's little story✨ "Seseorang akan bertahan, jika dia memang mencintai dengan sepenuh hati dan tulus mencintai.., dan orang itu akan pergi jika dia sudah lelah untuk menunggu mu!" -ayomi- #1-ldran Jangan lupa follow + banjiri komen!!!!~♡ -Borahae semua!-