Twins(On Going)

Twins(On Going)

  • WpView
    Reads 266
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2020
Follow sebelum baca ✔ "Abang! Ica tu suka yang rasa coklat, kenapa? Karena coklat itu bikin pintar! Dan kenapa Ica suka ice cream? Karena Ica kan hobby makan tuh, nah biar berat badan Ica gak berat dan gemuk, jadi Ica makan ice cream, karena ice cream bisa membakar lemak ...." Hakim menjadi pendengar setia saat sang adik nya kini tak henti hentinya mengoceh, meskipun begitu ia mencoba untuk menikmati dan bersabar mendengarkan, tak ingin mood adiknya hilang saat bersamanya. "Abang! Ica haus!" rengeknya lagi "Kan udah makan ice cream dek, kok haus ?" Rika tak habis pikir dengan pertanyaan konyol abangnya itu, bagaimana bisa ice cream ia samakan dengan air mineral? Padahal Hakim selalu memegang peringkat juara umum! "Abang? Abang gak nyogok guru kan waktu penerimaan raport?" tanya Rika dengan wajah bingungnya. Hakim yang mendapat pertanyaan seperti itu, tak tau harus bicara apa? Bagaimana Rika bisa berpikir seperyi itu? "Ya nggak lah dek! Emang kenapa nanya gitu?" tanya Hakim balik. "Ya abang ngapain nyamain ice cream sama air mineral! Ya beda lah, ice cream tu manis, air mineral tu tawar, ice cream gak bisa ngilangin haus, ibaratnya tu yah, kayak cewek! Ice cream itu cewek yang make bedak menor, dan air mineral itu cewek yang natural, nah! Lebih menyejukkan mana untuk dipandang?" " yang natural lah " jawab Hakim sedanya. "Ya gitu juga dengan air mineral! Udah ah, abang sana cariin Ica air mineral!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Cinta Putih Biru (Slow Update)
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • VerLanO (END)
  • Unplanned marriage

"Zee," panggil Erik. "Zee zee," panggilnya lagi. Zee tersadar, dan dengan cepat berjalan keruangan Erik. "Bapak panggil saya?," Tanya Zee. "Iya," Zee lalu duduk di kursi, "Ada apa pak?," "Kamu sudah jelas Job description yang saya lampirkan," tanya Erik, ia menatap wanita berjas hitam itu. Ia di sini hanya menyuruh Zee mempelajarinya saja sambil menunggu jam pulang. "Sudah pak," "Ada yang kamu kurang mengerti?," "Saat ini saya masih mempelajarinya pak," "Jika ada yang tidak kamu mengerti, tanyakan kepada saya," ucap Erik. "Iya pak, ada lagi pak?," "Tidak, kembali saja keruangan kamu," "Iya pak,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines