Twins(On Going)

Twins(On Going)

  • WpView
    Leituras 268
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Capítulos 19
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 24, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Follow sebelum baca ✔ "Abang! Ica tu suka yang rasa coklat, kenapa? Karena coklat itu bikin pintar! Dan kenapa Ica suka ice cream? Karena Ica kan hobby makan tuh, nah biar berat badan Ica gak berat dan gemuk, jadi Ica makan ice cream, karena ice cream bisa membakar lemak ...." Hakim menjadi pendengar setia saat sang adik nya kini tak henti hentinya mengoceh, meskipun begitu ia mencoba untuk menikmati dan bersabar mendengarkan, tak ingin mood adiknya hilang saat bersamanya. "Abang! Ica haus!" rengeknya lagi "Kan udah makan ice cream dek, kok haus ?" Rika tak habis pikir dengan pertanyaan konyol abangnya itu, bagaimana bisa ice cream ia samakan dengan air mineral? Padahal Hakim selalu memegang peringkat juara umum! "Abang? Abang gak nyogok guru kan waktu penerimaan raport?" tanya Rika dengan wajah bingungnya. Hakim yang mendapat pertanyaan seperti itu, tak tau harus bicara apa? Bagaimana Rika bisa berpikir seperyi itu? "Ya nggak lah dek! Emang kenapa nanya gitu?" tanya Hakim balik. "Ya abang ngapain nyamain ice cream sama air mineral! Ya beda lah, ice cream tu manis, air mineral tu tawar, ice cream gak bisa ngilangin haus, ibaratnya tu yah, kayak cewek! Ice cream itu cewek yang make bedak menor, dan air mineral itu cewek yang natural, nah! Lebih menyejukkan mana untuk dipandang?" " yang natural lah " jawab Hakim sedanya. "Ya gitu juga dengan air mineral! Udah ah, abang sana cariin Ica air mineral!"
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Brothers
  • Naughty Nanny
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • ALRIN
  • CAUSE I'M YOURS (✓)
  • Cinta Putih Biru (Slow Update)
Brothers

"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo