GIOFANO

GIOFANO

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
Manusia adalah makhluk sosial ada saatnya kita butuh mereka dan mereka butuh kita. - -- GIOFANO ANENDRA Dengan sedikit menjauh ke semua orang memang bikin tenang tapi tidak untuk kelegaan. - --DEA AMANDA Menjalani hidup dengan bayang-bayang masalalu dan masalah-masalah yang semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Pernah terlintas dipikiran Dea untuk mengakhiri hidupnya, tetapi dengan kedatangan seseorang dihidup Dea membuat hati yang semula rapuh mulai baik seiring berjalannya waktu.
All Rights Reserved
#34
kisahdisekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Different [Completed]
  • Behind Bullying [END]
  • LOVE OF THE PAST
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • REGRET
  • About Is Love
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • Clarisa Yunita ( End )

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines