ABSQUATULATE [COMPLETED]

ABSQUATULATE [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 6, 2020
/cerita ini terinspirasi dari kisah nyata/ Setiap anak kecil pasti punya teman bermain. Baik itu nyata ataupun khayalan. Ini bukan tentang cerita horor anak kecil dengan teman khayalannya. Tapi ini cerita tentang aku dan sahabat kecilku. Aku sangat dekat dengannya dulu. Setiap aku main ke rumah nenek dia selalu ada disana menunggu kedatanganku. Kata nenek dia tak pernah absen dari rumahnya. Setiap hari ia menanyakan kapan aku berkunjung. Tapi suatu hari. Waktu aku datang berkunjung ke rumah nenek, untuk pertama kalinya dia tidak menungguku disana. Lalu kemanakah teman kecilku itu ? Yang biasanya menungguku untuk berkunjung dan bermain bersama dirinya. Kenapa dia tidak ada di sana ? Apa dia marah padaku ? Apa dia benci denganku ? Apa dia tidak menganggapku lagi sebagai sahabatnya ? bersambung ..... Yuk Baca! Untuk mengetahui kelanjutan kisahku dan teman kecilku.
All Rights Reserved
#8
ansos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • janji kecil
  • Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • ASAVELA KIARA
  • Wanderer Friendship (Just A Friend Until The End) 18+
  • AlfaNada
  • Love's Serendipity
  • PROMISE ✓
  • ALONENESS

SMA selalu menjadi babak baru dalam kehidupan, penuh dengan tantangan, pertemanan, dan perubahan yang tak terduga. Bagi Reyhan dan nayla, ini bukan hanya tentang mengejar nilai atau menentukan masa depan-ini juga tentang menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang. Dulu, mereka adalah teman masa kecil yang tak terpisahkan. Reyhan, anak laki-laki yang selalu penuh energi dan suka bercanda, selalu berhasil membuat Nayla tersenyum di hari-hari mereka di SD. Sementara Nayla, dengan sifatnya yang lembut dan sedikit pemalu, selalu menjadi satu-satunya orang yang bisa memahami Reyhan di balik sikap cerianya. Namun, waktu memisahkan mereka saat masuk SMP. Tanpa disadari, persahabatan yang dulu begitu kuat mulai terkikis oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Kini, di SMA, mereka kembali bertemu di kelas yang sama. Namun, banyak hal telah berubah. Reyhan tidak lagi sekadar bocah ceroboh yang selalu tertawa, dan Nayla kini lebih dewasa serta sulit ditebak. Mereka masih ingat kenangan lama, tetapi pertanyaan besar muncul-apakah mereka masih bisa menjadi sahabat seperti dulu, atau justru sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines