NABHAN✔
  • WpView
    Reads 801
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
Nabhan Azhari Muchtar Dia pria berdosa. ia tak bisa lepas dengan minuman berAlkohol, menurutnya minuman tersebut sudah menjadi candu bagi dirinya. tatapannya yang begitu tajam, rahang yang tegas juga ucapan yang begitu singkat namun mampu menyakiti perasaan seseorang. Sikapnya yang urak urakan, kejam dan bertingkah seenaknya yang menjadi orang lain takut jika berhadapan dengannya. Nabhan yang memiliki sifat yang sangat bejad seperti itu bukanlah tanpa alasan, ia hanya ingin menutupi semua sikap yang sebenarnya kepada semua orang. Nabhan tak ingin terlihat terpuruk, tersiksa, bahkan Lemah dihadapan orang-orang hanya karna lukanya yang teramat dalam akibat masalalunya. Lantas, apakah ada orang yang mampu mengobati semua luka yang dirasakan Nabhan? Entahlah....
All Rights Reserved
#446
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • NOVELLETA | Novel is my Life [END]
  • ARGATHA [ SELESAI]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Ar Rahman untuk Syakilla [Thewattys2019]
  • ALANARA [ SUDAH TERBIT ]
  • The Perfect Boy ✔
  • Ayat-Ayat Rindu [COMPLETED] ✔
  • Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines