ELANG
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2020
Garin Elang Kusuma, cowok most wanted dengan sejuta pesona yang memancar dalam dirinya. Tatapan matanya yang setajam elang, alis tebal yang menaungi mata coklat indahnya, hidung mancung, bibir tipis yang menggoda, ditambah dengan rahang yang tegas yang menambah sejuta pesona yang ada pada dirinya. Cowok yang di puja - puja oleh para kaum hawa. Dan tentu saja, dia memiliki banyak deretan penggemar yang kapan saja bersedia untuk dijadikan pacar meskipun hanya sejam. Deretan penggemar yang mereka namai EL ( Elang Lovers ). Yahh.. gue salah satu dari para penggemar itu!! Mengumpulkan semua fotonya, menunggu nya latihan basket dengan para fans EL, memberi nya bekal ( tapi gue memberikannya secara diam - diam, tentu saja gue tak seagresif para fans EL yang lain, yang secara langsung memberikan makanan mereka kepada Elang ). Gue juga gak tahu selama ini bekal yang gue siapkan entah itu dimakan oleh teman - teman Elang atau berakhir dalam tong sampah. Pada saat itu semuanya berjalan seperti biasa, tapi saat gue akan meletakkan kotak bekal gue ke dalam loker nya... Tiba - tiba..... "Oh jadi lo yang nyuri kunci loker gue" Deg!! Itu suara Elang!! Omooooo... tamat sudah riwayat gue sekarang!!! ---- Dan dari situlah kisah gue dimulai!!
All Rights Reserved
#9
sandi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ICE GIRL
  • Stay (Away)
  • kekasih masa lalu
  • DI ANTARA KITA ADA DIA ? [COMPLETED]
  • RETJEH FAMILY {TBZ, NCT, BTS Ver.}
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • STRANGE BOY TRANSMIGRASI
  • Bad Girl & Nerd Girl [END]
  • ERLANGGA
  • ice bear kesayangan
ICE GIRL

[TAMAT] "Minta nomor lo" Dengan berani Alefran meminta nomor perempuan itu, dengan menyodorkan ponselnya ke depan wajah perempuan yang bernama caca itu. Caca hanya menatap Alefran datar, dan lanjut membaca buku yang ada di tangannya dengan earphone yang terpasang di telinganya. "Heh lo budek ya? Minta nomor lo" sekali lagi Alefran di diamkan oleh perempuan itu. Alefran menarik earphone dari telinga caca, seisi kelas pun langsung sepi dan diam memerhatikan dua insan yang sedang sibuk dengan dunia nya sendiri. "Heh lo bisu?" Alefran sudah benar benar pegal karena merasa berbicara dengan patung. "Oke sekali lagi gue ngomong sama lo, kalo lo gak jawab berarti lo beneran bisu. Gue. Mau. Minta. Nomor. Lo!" Caca menatap Alefran datar, dan kembali fokus dengan buku ditanganya. "Gak!" "Loh! Itu bisa ngomong! Gue kira lo bisu" Lagi dan lagi, Alefran tidak di hiraukan oleh perempuan ini. Sepertinya Alefran harus sabar bagaimana mendekati perempuan ini. SEASON DUA SUDAH DI PUBLISH!!! CEK DI AKUN KU YA!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines