Waiting
  • WpView
    Leituras 244
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, abr 29, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Isak tangisnya mulai terdengar dan kausku mulai basah dengan bulir air mata. Hujan diluar pun terdengar makin deras, kaus tipis ini membuat tubuhku tetap menggigil. Tak ada kehangatan dalam pelukan saat itu, entah mungkin karena hatiku ikut menjadi dingin ketika dia yang ku cintai kembali bercerita tentang orang lain. Tanganku menepuk-nepuk bahunya. Aku belum berani memberi jawaban dan komentar. Aku hanya ingin mendengar dia bicara, aku ingin mengetahui seberapa parah lukanya apakah separah yang aku rasakan. Melihat dia menangis, tapi tak bisa berbuat banyak rasanya aku ingin meledak. Selalu dia menumpahkan tangisnya dibahuku, sementara baru kali ini aku seolah membasahi hatiku dengan air mata yang tak berwujud air yang keluar dari mata. Aku masih sanggup menahan diri, masih bisa berakting sempurna. Tapi didalam sini kami sama-sama sedih. Tapi kami menangisi hal yang berbeda. Tidak, aku tidak mengeluarkan suara dan masih tak ingin memberi dia solusi, apalagi alasan. Aku hanya menyediakan telinga dan hatiku. Meraba-raba hatiku sendiri dan hatinya, apakah luka yang diberikan wanita itu sungguh sangat dalam? Bukankah wanita itu selalu melukainya? Harusnya dia sudah terbiasa dengan luka itu layaknya aku yang terbiasa dengan luka yang dia berikan. Bibirku terkunci. Aku mencoba memberi sedikit gerakan agar dia meregangkan pelukan, tapi dia menariku semakin erat sampai nafasku sesak. "Kamu bosan sama ceritaku?" Tidak aku tak ingin menjawab. Aku biarkan dia terus meracau dalam rengkuhan yang semakin erat. Kurasa tak ada yang perlu lagi untuk dijelaskan. Seberapa panjang kata yang kulontarkan belum tentu membuatnya paham. Aku diam, membiarkan isak tangisnya terdengar lebih kencang daripada isak tangis hatiku sendiri. Ku tepuk-tepuk lagi bahunya, seakan memberi isyarat bahwa semua akan baik-baik saja dan semua akan kembali seperti semula. Seperti biasa.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Effort 2 [ Completed ]
  • Misunderstand
  • Dandelion [Completed]
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Aerilyn Yasmine   [ END ]
  • Secangkir Teh
  • Di Antara Kita (END)
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Effort ( COMPLETED )

Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo