metamorfosis sempurna

metamorfosis sempurna

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hai nama ku Geisha Ananda Putri atau sering di sebut dengan Geisha aku terlahir dari keluarga yang terpandang . Aku itu orangnya tertutup dan aku lebih mandiri dari kedua saudara ku. Dan aku mempunyai banyak teman walau pun terkadang teman itu tidak menentukan nasib kita ya aku percaya itu dan pada akhirnya aku jumpa dengan seseorang yang aku sukai tetapi sudah di ambil teman ku sendiri kalok istilah nya nikung teman ekan wkwkkwk becanda kepo ya dengan perjalanan masalah yang harus ku hadapi kalok mau tau kelanjutannya baca selengkapnya ya :)
All Rights Reserved
#239
prolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARTAN
  • Garendra's Edelstein (END)
  • POSESIF (END)
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  • The Malfoy's
ARTAN

[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!] *** Tentang gadis cuek dan laki-laki absurd tak bisa diam bak cacing kepanasan. *** Bayangkan bagaimana rasa nya jika kehidupanmu berubah secara tiba-tiba? Itulah yang di alami seorang gadis bernama Naisha Nazira Maheswari. Hal ini terjadi setelah ia diganggu oleh si brandal sekolah baru nya. Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika hari-harimu dikacaukan oleh seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelum nya. Disinilah awal pertemuan dan kisah tak terlupakan antara seorang gadis cantik, ambisius terhadap pelajaran dan ratu matematika dengan seorang Artan Mahesa Shankara. Laki-laki berandal, penguasa sekolah, ketua geng, dan selalu membuat onar tentunya. *** "GUE BENCI SAMA LO!" Teriak Naisha. "Hah, cinta?" "Congekan ya lo, kampret!" Umpat Naisha geram. "Iya, gue juga cinta kok sama lo.." *** "Lo udah suka, kan, sama gue?" Tanya lelaki itu percaya diri. Naisha melirik malas, "Najis! Lo bau ketek, congekan, rambut acak-acakan, jigong lo juga tuh tebel. Ga minat gue." Maki Naisha, mampus. "Gue heran, gimana bisa, sih, lo se-percaya diri itu?" "Iya karena gue ganteng, apalagi lah?" "Gantengan juga tukang kebun gue daripada monyet kayak lo!" "Mulut lo durhaka banget boncel!" Gemas Artan sambil menyomot bibir tipis Naisha. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines