Story cover for Trust by Pinasc
Trust
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 15, 2020
Semua orang mungkin akan berpikir bahwa mempunyai saudara kembar itu sangat keren dan tentunya asik! Tapi apa yang kalian fikirkan kan itu tidak sesuai realita. Aku memiliki saudara kembar, dan asal kalian tahu, dia sangat menjengkelkan, dia hanya memikirkan popularitasnya dan bahkan terus menerus menjebak aku. Dia sangat amat takut tersaingi dengan aku dan dia bahkan bilang dia tak sudi dibandingi dengan aku. Yaa begitulah dia, tapi bagaimanapun juga aku sudah terbiasa dengan sikap resenya itu. Oh iya, aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Raisya Zennevia dan saudara kembarku bernama Olivia Zennevia. Dari kecil aku diasuh oleh ibuku sendiri, dan ibuku masih terlihat sepantaran dengan aku dan saudara kembarku lho! Ibu pernah mengatakan bahwa ia hamil di luar nikah ia melahirkan ku pada saat umurnya masih 19 tahun. Dan ayahku melarikan diri dari tanggung jawabnya. Menurutku memang semua laki laki itu tidak bisa dipercaya, makanya aku sendiri bisa dibilang sangat anti dekat dekat dengan cowok. Karena menurutku mereka semua sama saja!
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Trust to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Just Hug Me, please! ✔ by katarinablack
19 parts Complete
Prolog Kami adalah sahabat. Aku mengenal keluarganya. Dan dia mengenal keluargaku. Kami sudah saling mengenal satu sama lain untuk waktu yang sangat lama. Pertemuan pertama kami adalah saat keluargaku memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Dan rumahku berada satu komplek dengan rumahnya. Jadi kami mulai saling kenal sejak saat itu. Kami menjadi semakin dekat dan akhirnya menjadi sahabat. Mencurahkan segala keluh kesah kami satu sama lain. Sleep in each other arms is not a big problem. He alwalys give me his shoulder to cry on. Tapi ketika kami beranjak dewasa, perasaan itu berubah. Aku jadi bergantung padanya dan tidak bisa menutupi rasa cemburuku saat ada gadis lain yang mendekatinya. Kupikir itu hanyalah rasa cemburu karena gadis itu mengambil perhatian sahabatku, tapi ternyata itu semua salah. Dan aku tidak ingin menghancurkan persahabatan kami karena perasaan ini. Tapi setelah apa yang terjadi, aku masih tetap berharap dia bisa memberikan hatinya untukku. -Athalie Jovita Moore (20) - Kami seperti saudara. Aku mengenalnya lebih baik daripada papanya. Dia juga mengenalku sebaik aku mengenalnya. Tidak ada rasa canggung sama sekali. Aku membutuhkannya seperti aku membutuhkan mommy. Dia yang terbaik setelah mommy dalam mengenalku. Aku tidak perlu mengatakan apa yang aku rasakan, dan dia sudah tahu apa yang harus dilakukannya. Dia benar-benar membuatku membutuhkannya. Tapi kemudian dia mulai berubah. Entah apa yang terjadi, dia mulai menjauh dariku. Kemudian malam itu terjadi, dia tiba-tiba menghilang dari hidupku. Dan itu benar-benar membuatku frustasi. Aku sudah terbiasa melihat wajahnya dan mendengar suaranya. Tepat setelah dia membalikkan badannya membelakangiku, aku merasa hampa. Semua terasa hilang dari hidupku. Kemudian aku bertekad. Saat aku berhasil menemukannya, aku tidak akan pernah membiarkannya menghilang lagi dari hadapanku. Karena perasaanku padanya telah berubah. Dan berhenti menjadi seorang pengecut. -Michael Carolus Wilson (22) -
You may also like
Slide 1 of 10
My (boy) Friend | Bbyu Vol.1 cover
 Alena & Arka [Terbit] cover
My Dear Husband (COMPLETED) cover
Bukan Perawan Tua! [selesai] cover
KEENARA cover
My Brother's Always Protects Me cover
M E M O R Y  (On Going) cover
BAD cover
Just Hug Me, please! ✔ cover
Home (Completed) (Repost) cover

My (boy) Friend | Bbyu Vol.1

60 parts Complete

[ C O M P L E T E D ] Butuh waktu sepuluh tahun untuk gue bisa mengungkapkan apa yang selama ini gue pendam. Rasa sayang gue terhadap kara -Nata "cewek bar-bar yang selalu gue kagumi walau saat dia bangun lengkap dengan ilernya, entah sejak kapan tapi rasanya sudah lama sekali, sesuatu berubah dalam hati gue, gue akan marah saat ada hal yang mengganggu kara, hati gue ikut nyeri saat liat kara meneteskan air mata. Gue gak yakin kemana arah hati gue, yang jelas, gue ingin kara selalu disamping gue dan memastikan dia baik-baik aja" "Nata, sosok pengganti ayah yang dengan mudahnya melekat dihati gue. Gue gak yakin bisa melalui hidup gue kalo nata gak ikut andil di dalamnya, seorang yang tau gue setelah ibu dan diam-diam hidup gue bergantung sama dia. Gak pernah kelintas sedikitpun dibenak gue tentang bagaimana jadinya hari yang bakal gue lewatin tanpa nata"