Aktivis Pacaranisme

Aktivis Pacaranisme

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Biar ana yang pergi, ana memang ada niat untuk berhenti ketika pertama kali kita memulai" Kisah dilema seorang aktivis mahasiswa yang terjerumus dalam pilunya cinta segitiga. Iman namanya. Memilih peran penting dalam kehidupan seorang wanita. Namun tak disangka, hati tetaplah hati. Mencintai adalah kata kerja yang sulit dipahami. Segitiga cinta yang tercipta bukan antara makhluk dengan paras yang cantik jelita. Namun antara Iman, Shafira dan Sang Pencipta. Cinta seperti apakah yang akan dipilih Iman?
All Rights Reserved
#68
aktivis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Separuh Senja
  • Cinta Dan Rahasia
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Antara Kita Bertiga
  • Love Story In Friendship [End]
  • Promise
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Triangle Love
  • MISTAKE || HIATUS

Ia mencintai dalam diam, kehilangan dalam luka, dan mencari dalam doa yang tak pernah putus." Fikri Azka menyimpan cinta untuk Devika dalam sujud dan harap. Namun sebelum janji suci terucap, takdir lebih dulu memisahkan. Devika pergi... dan Reva-sahabat yang pernah ia percaya-menjadi penyebabnya. Luka itu membuatnya menolak cinta, menolak takdir, bahkan menolak untuk memaafkan. Hingga waktu mempertemukannya dengan Afrah Amirah, wanita bercadar yang hadir bersama ketenangan dan rahasia yang membayang. Gerak-geriknya... caranya tertawa... bahkan hobi kecilnya... semua mengingatkan pada Reva. Tapi mungkinkah Reva yang dulu, kini tersembunyi di balik cadar dan nama yang berbeda? Di antara teka-teki masa lalu dan kerinduan yang belum reda, Fikri belajar: kadang, Allah menyembuhkan luka dengan cara yang tak pernah kita duga. Story by LiaRezaVahlefi Copyright © 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines