HAZWAN
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
Hazwan Rezkya Aksa, cowok yang biasa dipanggil Aksa oleh teman-teman terdekatnya. Siapa yang tidak mengenal cowok itu?. Satu sekolah pasti sudah tahu siapa dia. Cowok berparas tampan dengan sifatnya yang Badboy tidak membuat cowok itu kehilangan para fansnya di SMA Pelita. Apalagi, dia anak seorang TNI dan ayahnya salah satu donatur terbesar di SMA Pelita. Hingga suatu ketika, takdir mempertemukan dirinya dengan seseorang yang tak sengaja menumpahkan cat ke bajunya di depan lab seni. Akankah pertemuan itu menumbuhkan perasaan atau malah menjadi masalah baru di antara keduanya? ~•~•~ "Sial! Apa-apaan nih?" ucap Aksa "Maaf-maaf, aku ga sengaja" ujar seorang gadis dengan ketakutan. "Gue ga terima alasan". jawab Aksa dengan muka kesalnya sambil membuka seragamnya, memperlihatkan kaos dalam berwarna putih dengan tulisan RIVERSIDE. Lalu meletakkan seragamnya ke tangan perempuan di depannya itu. "Cuci baju gue sampai bersih. Gue tunggu sore ini!. Kalau masih ada noda cat jelek lo itu di baju gue", ucap Aksa dengan nada pelan tetapi mengancam. "jangan harap lo bisa lepas dari gue!" lanjut Aksa dengan tersenyum miring lalu meninggalkan perempuan tersebut. ~•~•~ Gimana?, penasaran kan? Hehe... Lanjut baca yuk PERHATIAN ! Ini karyaku sendiri jadi dilarang plagiat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Into You, Lily ✓
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Because I'm Stupid (End)
  • PELANGI
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • AFIKA [ END✔ ]
  • SCOMPARIRE
  • SamLova [Terbit]
  • DAKSA [END]
  • Fraternité

Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines