Story cover for PUISIKU by PutriNurjannah4
PUISIKU
  • WpView
    Bacaan 20
  • WpVote
    Undian 1
  • WpPart
    Bahagian 2
  • WpView
    Bacaan 20
  • WpVote
    Undian 1
  • WpPart
    Bahagian 2
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Apr 16, 2020
Ini merupakan kumpulan puisi karyaku
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan PUISIKU pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
Garis Panduan Isi
You may also like
Empat Langkah Menuju Cahaya oleh dionisiusdimas
51 bahagian Sedang Ditulis
Empat Langkah Menuju Cahaya Jakarta selalu terlihat kuat dari kejauhan. Gedung-gedung di SCBD berdiri seperti simbol keberhasilan. Kaca-kaca tinggi memantulkan matahari, seolah kota ini tak pernah kekurangan cahaya. Di antara gedung-gedung itu, empat orang berjalan dengan langkah masing-masing. Clara Nara Maheswari-yang lebih dikenal sebagai Nara-datang setiap pagi dengan wajah tenang dan pakaian sederhana yang tak pernah menunjukkan dari mana ia berasal. Tak ada yang tahu ia meninggalkan rumah besar di Pondok Indah setiap akhir pekan. Tak ada yang tahu ia memilih tinggal di kamar kos kecil hanya untuk belajar hidup biasa. Adrian Gabriel Pratama duduk paling awal di ruang kerja. Baginya, pekerjaan bukan sekadar karier. Itu adalah bukti bahwa ia mampu berdiri sendiri. Tanpa orang tua. Tanpa warisan. Tanpa sandaran. Nadira Ayuningrum sering datang sedikit tergesa, dengan senyum yang terlalu mudah dan cerita-cerita kecil yang kadang membuat orang tertawa. Tak ada yang tahu bahwa setiap malam ia menghitung sisa tabungan sambil memikirkan ibunya di Jogja. Dan Raka Wiratama selalu masuk dengan langkah santai, kunci mobil berputar di jarinya. Orang melihatnya sebagai anak pejabat yang hidupnya sudah selesai bahkan sebelum dimulai. Padahal ia masih mencari satu hal sederhana: pengakuan. Mereka bekerja di gedung yang sama. Menghirup udara yang sama. Melihat langit Jakarta yang sama. Namun belum pernah benar-benar saling mengenal. Sampai sebuah perjalanan kerja membawa mereka ke tempat yang jauh dari gemerlap kota-tempat di mana cahaya tidak datang dari lampu-lampu tinggi, melainkan dari mata anak-anak yang tetap bermimpi meski ruang kelasnya hampir roboh. Di sanalah, tanpa mereka sadari, empat langkah yang berbeda mulai bergerak ke arah yang sama. Menuju cahaya.
You may also like
Slide 1 of 10
My Wish cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
Empat Langkah Menuju Cahaya cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
Leonids cover
adek cimol cover
Puisi Hati, Puisi Jiwa cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
Rembulan Yang Sirna cover
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover

My Wish

34 bahagian Sedang Ditulis

"Mami aku pengen punya adik kayak Kenzo." Joshua, anak tunggal dari seorang direktur eksekutif ternama. Bocah 9 tahun yang begitu menginginkan hadirnya seorang adik ditengah-tengah keluarga kecilnya. Dapatkah kedua orangtuanya yang penuh ambisi dan pekerja keras itu mampu mewujudkan keinginan Joshua? Mengingat kedua orangtuanya menikah karena perjodohan tanpa cinta.