Story cover for You're My Dreamcatcher by Lathisa21
You're My Dreamcatcher
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 16, 2020
Dreamcatcher? 
Sesering apa kalian mendengarnya
Kalau dreamcatcher keberuntungan pernah dengar?  Atau pernah liat? 

Raeilyn Putri Trinity mendapatkannya dari sang ibu. Siapa sangka benda sekecil genggaman tangan itu mampu mengabulkan permohonan, meskipun hanya pada malam purnama. Namun juga membawa keberuntungan pada orang sekitarnya.

Semua nya terhenti disaat benda itu hilang dihari pertama Raeilyn masuk kelas 2 SMA. Dan mulai saat itu kesialan menghampirinya. Setiap telinganya mendengar harapan seseorang, harapan tersebut malah pupus bukannya terjadi. Sudah banyak yang menyadarinya. Dan banyak  yang mulai membenci kehadiran Raeilyn.

~Zaril

Seseorang yang misterius hadir dalam kisah hidup Raeilyn, ia hadir dengan sengaja dan mempunyai misi khusus. Pernahkah keduanya saling bertemu sebelumnya?
All Rights Reserved
Sign up to add You're My Dreamcatcher to your library and receive updates
or
#193dreamcatcher
Content Guidelines
You may also like
BLACK ROSE: YOU ARE MINE AND I AM YOURS by Zarkazzz
29 parts Ongoing
{ORIGINAL STORY} Za Maxxheart putri pahlawan perang Viscount Maxxheart yang gelar jasanya dicabut oleh Raja membranikan diri hidup sendirian di negara Mapell tempat kelahiran ayahnya. dengan kemalangan yang terus menghujani hidupnya serta dirinya yang diserahkan secara sadar ke keluarga pemuja iblis oleh orang tuanya sendiri. sifat polos dan lugunya membawa ia kedalam kesepakatan kontrak tak tertulis dengan Putra Mahkota. setelah kejadian malam mengerikan yang hampir merenggut nyawanya, ia berhutang budi pada Putra Mahkota yang telah menyelamatkannya. alih-alih meminta bayaran karena pertolongannya pada Max, Putra Mahkota malah menyeret Max dalam pertunangan, setelah perbincangan panjang, akhirnya... "saya setuju dengan pertunangan ini, tapi saya harap ini hanyalah pertuangan kontrak" "pertunangan kontrak ya... aku tidak mau." "apa?! kenapa?" "itu merepotkan, aku sedang malas menggunakan pena." 'Apa-apaan orang ini?' "kau tenang saja jika masalah ini sudah selesai kau bisa meminta memutuskan pertunangan ini padaku" "benarkah? Apa benar akan semudah itu?" "kau tidak mempercayaiku? Orang yang sudah menyelamatkanmu dengan susah payah? bahkan luka di punggungku masih basah." "ukhh..", Max tersentak mendengar perkataan Putra Mahkota, seketika ia langsung mengingat kejadian malam mengerikan itu. Rasa bersalah mulai membayanginya lagi bagaimana ia kan bisa mengakhiri teror yang tiba-tiba mengincarnya?. akankah ia dan Putra mahkota terus melanjutkan kesepakatan tidak tertulis itu?
You may also like
Slide 1 of 9
BLACK ROSE: YOU ARE MINE AND I AM YOURS cover
Not a Secret Admirer [Complete] cover
The Prophecy Of Thrones: Bloodlines cover
Within cover
Rain(y) Rei (COMPLETED) cover
Dream Catcher cover
Innocent Dream  cover
ZIARAH(END) cover
DELUSI cover

BLACK ROSE: YOU ARE MINE AND I AM YOURS

29 parts Ongoing

{ORIGINAL STORY} Za Maxxheart putri pahlawan perang Viscount Maxxheart yang gelar jasanya dicabut oleh Raja membranikan diri hidup sendirian di negara Mapell tempat kelahiran ayahnya. dengan kemalangan yang terus menghujani hidupnya serta dirinya yang diserahkan secara sadar ke keluarga pemuja iblis oleh orang tuanya sendiri. sifat polos dan lugunya membawa ia kedalam kesepakatan kontrak tak tertulis dengan Putra Mahkota. setelah kejadian malam mengerikan yang hampir merenggut nyawanya, ia berhutang budi pada Putra Mahkota yang telah menyelamatkannya. alih-alih meminta bayaran karena pertolongannya pada Max, Putra Mahkota malah menyeret Max dalam pertunangan, setelah perbincangan panjang, akhirnya... "saya setuju dengan pertunangan ini, tapi saya harap ini hanyalah pertuangan kontrak" "pertunangan kontrak ya... aku tidak mau." "apa?! kenapa?" "itu merepotkan, aku sedang malas menggunakan pena." 'Apa-apaan orang ini?' "kau tenang saja jika masalah ini sudah selesai kau bisa meminta memutuskan pertunangan ini padaku" "benarkah? Apa benar akan semudah itu?" "kau tidak mempercayaiku? Orang yang sudah menyelamatkanmu dengan susah payah? bahkan luka di punggungku masih basah." "ukhh..", Max tersentak mendengar perkataan Putra Mahkota, seketika ia langsung mengingat kejadian malam mengerikan itu. Rasa bersalah mulai membayanginya lagi bagaimana ia kan bisa mengakhiri teror yang tiba-tiba mengincarnya?. akankah ia dan Putra mahkota terus melanjutkan kesepakatan tidak tertulis itu?