Kita dengan Kehilangan

Kita dengan Kehilangan

  • WpView
    Bacaan 387
  • WpVote
    Undian 44
  • WpPart
    Bahagian 11
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Feb 22, 2021
Nggak ada orang yang baik-baik aja setelah kehilangan. Pun nggak ada orang yang mudah memberi kepercayaan setelah kehilangan. "Gue ga bisa disini terus. Di ruang hampa yang membuat gue jatuh tiap hari, dan larut gitu aja dalam kenangan yang gue inget betapa naif nya gue dulu. Bahkan kalo gue tanya satu persatu manusia yang ada di bumi ini pun, mungkin mereka juga ga akan dan atau ga pernah mau jadi gue" pikirnya. Ini tentang kamu. Tentang kamu yang pergi membawa semua rasa yang pernah kita perjuangkan bersama, namun kamu lupa membawa pergi kenangan yang sedang aku rawat sendirian Bukan cuma kamu. Ini tentang aku. Tentang aku yang begitu larut dalam kenangan yang ditinggalkan, dan tetap menandakan diri sebagai orang yang sulit memberi kesempatan, karena menurut ku semua cinta itu salah. *** Bagaimana Nadin menjalani hidup bersama kenangan yang menghantui nya setiap hari? Penasaran? Yuk! Ikuti dan update terus cerita " Kita dengan Kehilangan " on Wattpad. GRATISSSSS !!! Atau bisa kunjungi Instagram aku @aminahdes Ketemuan di sana ya, See you :)
Hak Cipta Terpelihara
#18
sedu
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Broken melodies
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • Maaf' (Revisi)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Letter From Chacha (The End)
  • PAINFUL✔[SUDAH TERBIT]
  • - YOU -  [TAMAT] ✓
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]

Kepada siapa kami harus bercerita? Pada Bapak dan Ibu yang sibuk menata masa depan, atau pada dunia yang tak pernah benar-benar mendengar? Pada akhirnya, kami hanya punya satu sama lain, meski seringkali tak tahu cara berbagi beban. Ini tentang kami- Tentang pertemanan yang tak selalu sempurna, tentang kata-kata yang tak selalu terucap, tentang luka yang ditutupi tawa, dan tentang bahu yang tetap ada saat semuanya terasa berat. Kami berjalan, meski arah sering kabur. Kami tertawa, meski ada yang ingin ditangisi. Kami bertahan, bukan karena kuat, tapi karena kami tak ingin menyerah sendirian. Hello, everyone! Ini aku buat sebagai bentuk perpisahan... maybe? Gak tahu juga, yang jelas aku cuma ingin menulis sesuatu yang bisa jadi kenangan tentang masa SMA. Diharapkan keaktifan pembaca untuk vote dan komentar, ya! Biar cerita ini makin hidup, aku butuh pendapat kalian semua. Ini murni dari pikiranku sendiri, no plagiarisme! Jadi, setiap kata yang kalian baca adalah hasil dari ingatan, pengalaman, dan imajinasi yang aku tuangkan. Bantu target 20K, dong! Let's make this story worth remembering. ✨

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi