I Love You, Ars!

I Love You, Ars!

  • WpView
    Membaca 10,572
  • WpVote
    Vote 847
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 23, 2021
PRANG! Aku melemparkan piring dan gelas di hadapanku yang masih berisi sandwich dan teh hangat. Biarlah. Aku suka ini. Aku suka ketika hatiku yang sedang bergemuruh mendapatkan 'teman'. "Ars, dengerin aku dulu ...." "Cukup!" Napasku terengah. Entah berapa banyak tenaga yang sudah kuhabiskan untuk memporak-porandakan isi apartemen. Aku tak peduli. Evan merangkul bahuku. Aku mencoba berontak, dan berhasil. Lalu terhempas duduk ke atas tempat tidur. "Jangan sentuh aku!" Evan menekuk lutut, memohon di hadapanku. Aku menutup kedua telinga. Sungguh, tak ingin mendengar satu kata pun kedustaan yang ke luar dari mulutnya. "Ars ...." "Jangan bilang kamu nggak kenal sama perempuan itu! Aku tau siapa dia! Aku tau!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#124
evan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sleeping With My Boss
  • Sexi And Brave
  • Wrong Dream
  • [ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu
  • TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT)
  • Trapped By A Pervert
  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • Vecinos y Algo Más
  • selamat pagi cinta
  • JODOH salah ngomong

Adult Romance 21+ "Jangan, Pak Darell! Jangan! Ini sama saja dengan membunuh nama baik saya, Pak." Fiona meraih pakaiannya dan segera mengenakannya dari balik selimut. "Kamu harus bangga bisa tidur sama saya." Fiona tak habis pikir dengan pria ini. Melakukan kesalahan fatal harus dibanggakan karena melakukannya dengan atasannya sendiri, sedang Fiona tahu mereka berdua tak memiliki status apa pun kecuali atasan dan bawahan. "Apa Anda sinting?!" Fiona bangkit dari ranjang dengan sewot. Dia tidak tahu kalau Darell adalah pria yang memiliki ego tinggi hingga Fiona harus bangga tidur bersamanya. Tapi, bagi Fiona apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Kesalahan fatal dan semakin fatal karena pria yang berhasil menyentuh tubuhnya adalah pria narsistik. "Well, anggap saja aku salah ngomong tadi. Aku pikir kamu senang kalau kita melakukannya." Wajah pria itu tampak bersalah, tapi tidak membuat kemarahan Fiona berkurang. "Aku mabuk karena marah kekasihku telah mengkhianatiku. Dia menjalin hubungan dengan Deon." Fiona kembali tercengang. "Pak Deon?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan