Kaneishia

Kaneishia

  • WpView
    Reads 932
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
Seorang Naladhipa Kaneishia tidak pernah bisa untuk memahami dirinya sendiri, dari sisi mana pun itu. Karena yang Kanei tahu, ia hanya berusaha untuk selalu mengikuti apa kata hatinya. Melakukan apa yang terlintas begitu saja di kepalanya, pergi ke Norway misalnya. Kaneishia selalu berusaha untuk mengikhlaskan segala hal, segala hal apa pun yang terjadi dalam hidupnya. Mencoba untuk selalu melupakan hari kemarin, dan menjalani hari esok, tanpa penyesalan apa-apa. Kanei berusaha mengikhlaskan, merelakan sesuatu yang awalnya ia pikir ia genggam itu, padahal tidak. Ia menyelesaikan sesuatu yang bahkan belum pernah dimulai sebelumnya, entah menyelesaikan apa. Karena pada akhirnya, Naladhipa Kaneishia hanya mampu berharap. Itu saja. ____________________________________________________ •Teruntuk kamu, terimakasih karena sudah mau membaca cerita yang dibuat bersamaan dengan hujatan yang menjelma jadi angan-angan. Lalu dengan keberanian setengah, dituangkan pada wadah yang semoga tak patah. •Terimakasih, teman🤗💜
All Rights Reserved
#27
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Endless love story: { by: lianahputridewi } -ON GOING!
  • LUCID DREAM [Tamat]
  • My Ice Prince
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Evanescent
  • Aksara Bercerita
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

Kita tidak bisa membuat semua orang bahagia. Kita harus menemukan apa yang menjadi kebahagiaan kita, dan temukan seseorang yang menghargai apa yang kamu suka. Aku terlalu senang dengan hayalan ini, sampai aku lupa. bahwa kamu hanyalah pemilik ilusi itu. di dunia ini. Tidak ada yang amerta Semua bersifat fana Yang ada hanya nestapa Dan kenangannya mungkin, kita bisa di jabarkan seperti. aku adalah tulisan tanpa makna, dan kamu lukisan yang mati. layaknya langit dan bumi. kita adalah dua jiwa, yang tidak di izinkan untuk bersama _ketika kita yang saling mencintai dan saling menyayangi satu sama lain, tapi cinta besar aku dan kamu terpisahkan karena temboknya terlalu tinggi, aku mungkin tahu, rumit begitu perjuangan kamu mencintaiku, tapi jangan salahkan aku, ketika aku meninggalkan kamu, bukan karena aku tidak mencintaimu. tapi aku menghargai tuhanmu_ _serayu hanasta lara_ se-amin tapi tidak se-iman, akankah cinta mereka bersatu?, atau bertolak belakang?, atau mungkin. masih saling mencintai walaupun tidak bersama? bacalah selengkapnya di dalam! @liandulakhapp💗🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines