00:00 (zero 0'clock)

00:00 (zero 0'clock)

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
INI SEDIKIT DIAMBIL DARI KISAH NYATA AUTHOR. disetiap jam 12 malam tepat, syifa mendengar suara-suara aneh yang mengelilingi rumah mediang sang nenek dari ayahnya yang meninggal tak lama ini. setelah 40hari sang nenek meninggalkan keluarga 'xander' suara aneh pun terdengar dipenjuru ruangan, tapi bukan keluarganya yang mendengar melainkan syifa seorang yang mendengarnya. "kenapa harus aku terus yang mendengar suara aneh ini tiap hari? kenapa bukan mama, bukan abang, bukan kakak, bukan ayah. kenapa ?!" apakah syifa harus menjalankan ini semua sendirian? dan datanglah seorang cowo yang entah dari mana asalnya dia datang, dia terus mengekori syifa setiap hari. Sampai-sampai dia pindah rumah cuman mau terus-terusan berada dekat dan tak jauh dari syifa. "Mungkin ini bakalan membuat lu risih karna gw ngekorin lu mulu, tapi awas aja tiap kali lu sendiri mungkin banyak bnget yang bakalan ngeganggu lu" isi surat yang cowo itu berika kepada syifa.
All Rights Reserved
#9
crepy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PETAKA
  • YILDIZ [TAMAT]
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Dua cangkir satu Meja
  • Semesta untuk sean
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • New Possessive Family
PETAKA

Srekk... Srekk... Srekk...!!! Hellen mendengar suara aneh itu lagi dari ruangan yang terkunci di rumah aneh tersebut, sudah hampir 2 minggu ia dan keluarga nya mendiami rumah aneh tersebut, tapi hal - hal aneh dan menyeramkan semakin banyak bermunculan di tempat terisolasi itu. Ayah terpaksa membeli rumah yang ada di desa terpencil seperti ini di karenakan 1 bulan lepas dia baru mendapat musibah yang menimpa perusahaan sukses nya yang ia bangun sejak usia lajang. Rumah yang letaknya jauh dari riuh kerumunan warga itu sudah lama tidak di tempati, karena banyak rumor yang beredar di daerah sana menyatakan bahwa rumah itu sudah terkutuk dan membawa petaka. Ocehan - ocehan para warga itupun satu persatu terdengar oleh Hellen akan tetapi Hellen tetap merasa biasa saja seolah-olah tidak ada hal yang perlu di khawatirkan di rumah ini, sampai ucapan dari warga - warga itupun menjadi kenyataan. Suara langkah kaki itu pun terdengar lagi melintas di depan kamar Hellen malam itu, gertakan itu terdengar di dalam gelap nya ruangan di sudut - sudut lorong, akan tetapi suara itu lambat laun mulai senyap dan menghilang. Pagi itu Hellen melihat ruangan itu lagi, dan ia mencium bau bunga melati yang tercium sangat menyengat dan jelas, bau itu berasal dari dalam ruangan aneh tersebut dan pagi berikutnya ia juga merasakan hal yang sama. Malam itu Nathan, Dito, dan Micheal datang berkunjung ke rumah Hellen untuk kerja kelompok tugas mereka di sekolah, Mamah menyuruh Hellen untuk mengajak teman - teman nya ke atas karena udara di luar dingin dan suasana juga sedang hujan deras Hellen dan teman-teman nya pun bercanda ria menghabiskan waktu di atas hingga pukul menunjukkan 00.00 WIB, tapi saat akan turun kebawah Hellen mendengar suara teriakan dari bawah, ahhh... Tolong... Tolong!!! suara itu semakin keras hingga sangat terdengar hingga lantai atas. Namun, hal yang tak Hellen duga ia temukan di malam itu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines