ICE MELT

ICE MELT

  • WpView
    reads 2,625
  • WpVote
    Stemmen 250
  • WpPart
    Delen 42
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jun. 22, 2020
"Jadi pacar gue yang beneran. Ini bukan tawaran tapi perintah. Karena gue tau kalaupun gue tanya lo pasti jawabannya yes or yes, right?" Gavin Reynand Aldric, seorang lelaki dengan paras tampan yang membuat wanita manapun terpesona dengannya. Siapa sangka jika ia ternyata memiliki sifat yang menyebalkan dan narsis tidak ketulungan. Tipikal tsundere yang dingin dan gengsinya melebihi tower. Lama kelamaan bisa luluh oleh seorang perempuan yang selalu merepotkannya sejak awal pertemuan. -·-·-·-·-·- BEST RANK: #2-hqq [20.04.20] #4-readinglist[22.04.20] #8-mos[23.04.20] #9-elina[20.04.20]
Alle rechten voorbehouden
#619
ceritasma
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • IGNITES (END)
  • Assalamualaikum Almeera (SELESAI)
  • gavinca: Puppy Love
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Di Kejar Rasa Baper (Complete)
  • DERAN
  • My Boyfriend Is Unstable (Sudah Terbit) ✅
  • Hai Om! Husband?!
  • Prestige
  • She's My World[SLOW UPDATE]

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen