Manusia di Bumi

Manusia di Bumi

  • WpView
    Reads 410
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 3, 2020
WpInfo
Poetry
Seiring dengan waktu si biru seolah-olah mengetahui Biru berganti kelabu terkadang cenderung menghitam Bumiku kau merasakan Merasakan apa yang selama ini aku rasakan Semakin menua seiring berkurangnya usia Semakin liar seiring perkembangan Tumbuh subur dengan pupuk kezholiman Amukan-Nya membuat mati kutu Sesaat? Iya hanya sesaat, begitulah sifat manusia di bumi Berulang kali mendptkan miscoll dari-Nya Selalu dibalas dengan acuhan yang angkuh Tinggi hati selalu ditegakkan Sombong yang menjulang tinggi Mungkin lupa Lupa akan posisi diri Lupa akan t4 tinggal Bumi? Hanya persinggahan sementara Bukan tempat tinggal Melainkan tempat meninggal manusia Lantas dimana akan bermuara? Di tanah yang banyak predator siap memangsa Lantas sampai kapan ego bermain Halusinasi yang selalu bermain Irama keanggkuhan selalu dilantunkan Bukan itu seharusnya Persiapkan bekal terbaik sebelum menghadap ilahi Keluarlah dari tempatmu Tempat yang belum tentu aman untuk kau pertahankan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 콧노래 From Fit
  • • EUTANASIA •
  • Disturbances (End)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓

Fit - M - ilo Mabuk Tanpa Asap Terbang Tanpa Sayap Berkhayal Tanpa Batas Itu Tiga Kalimat Motivasi Bodoh Yang Dia Pegang Teguh. Padahal Hatinya Sedang RAPUH Pikirannya Sedang KACAU Butuh Pundak Tuk Bersandar Tapi Saat Ku Bertanya Bagaimana Keadaannya Dia Menjawab " Jangan khawatir " Dengan Senyuman Bodohnya Percayalah Orang Seperti Itu Memiliki Luka Yang Tidaklah Sederhana Kalian Tau Di Saat Dia Tertawa Dia Tak Benar-Benar Tertawa Dan Di Saat Dia Menangis Dia Tak Benar-Benar Menangis Seseorang Yang Bodoh Menentang Peraturan Nakal Tapi Humoris " Memberantas Kejahatan " Itu Yang Dia Katakan Ketika Siapa Saja Bertanya Kenapa Dia Terlambat Ke Sekolah Padahal Aku Membencinya Sangat Membencinya Tapi Untuk Pertama Kalinya Dia Membuatku Kagum HIDUP ADALAH PILIHAN KETIKA KAU TIDAK MEMILIH MAKA ITU PILIHAN MU Disaat Aku Benar-Benar Dalam Keadaan Terpuruk Dia Mengatakan Itu Kepadaku Hari Dimana Aku Tak Ingin Itu Terjadi Lagi Malam Itu Kami Bertengkar Hebat. Aku Memukul nya Saat Dia Dalam Keadaan Hilang Arah, Dia Menangisi Suatu Keadaan Terpuruk Yang Diciptakannya Sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines