Sajak Acak

Sajak Acak

  • WpView
    LECTURES 891
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Chapitres 32
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 14, 2020
WpInfo
Poésie
Riuh rendah senandung hati. Sajak acak dalam pikiran. Melingkup segala rasa. Senandung nada dalam kalbu yang tak terungkapkan oleh nada.
Tous Droits Réservés
#159
pikiran
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Late
  • The Scar Healer || SunSun || HIATUS
  • BARA & NARA
  • gempa x halilintar
  • Dibalik Diam.
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • Rindu Bintang (Selesai)
  • BRIGAR

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu