Decisive Time

Decisive Time

  • WpView
    Reads 761
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
"Kalau mau pergi silahkan pergi aja" Rasa sakit bercampur dengan kecewa begitulah kini perasaan Dira "Tapi lo jangan menaruh luka yang dalam di relung hati ini" "Kalau mau pergi ya silahkan, tapi jangan bawa aku kedalam dasar laut yang mengerikan!! " Mampukah Dira bangkit dari rasa sakit itu? Dan mampukah Dira move on darinya?? . . . . . . . . . . Jangan lupa vote setelah selesai membaca ya :v Lest' reading ya guys
All Rights Reserved
#6
wattpatindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Andira [End]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ALONE
  • LIAR [TAMAT]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines