Decisive Time

Decisive Time

  • WpView
    Reads 762
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau mau pergi silahkan pergi aja" Rasa sakit bercampur dengan kecewa begitulah kini perasaan Dira "Tapi lo jangan menaruh luka yang dalam di relung hati ini" "Kalau mau pergi ya silahkan, tapi jangan bawa aku kedalam dasar laut yang mengerikan!! " Mampukah Dira bangkit dari rasa sakit itu? Dan mampukah Dira move on darinya?? . . . . . . . . . . Jangan lupa vote setelah selesai membaca ya :v Lest' reading ya guys
All Rights Reserved
#273
cintaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • Paradise
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • KHALILA AND OTHERS
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Sejenak Luka
  • LIAR [TAMAT]

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines