Sentimental

Sentimental

  • WpView
    Reads 15,650
  • WpVote
    Votes 1,655
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
"Lo maunya kita pacaran atau musuhan?" "Kalau gue milih musuhan?" "Gue bakar sekolah lo." Keyna membelalak,"Kok gitu?!" "Jangan lupain kalau sekolah kita juga musuhan, dan gue sebagai kapten tempurnya." "Pacaran aja kalau gitu,"jawab Keyna mengembangkan senyum manisnya. Naufan ikut tersenyum. "Dari tadi mau milih pacaran aja harus muter muter dulu,"cibirnya. Tepat dipukul 11 malam dibawah pohon beringin ditepi jalan yang sepi Keyna sampai ditujuannya, masuk kedalam kehidupan Naufan, mengubah permusuhan menjadi percintaan. Benci jadi cinta itu ternyata memang ada, Keyna dan Naufan sudah membuktikannya. Mereka yang dulunya sama sama saling membenci kini saling mencintai. Tapi tidak dengan sekolah mereka, Galaksi vs Cendekia, yang seakan menjadi musuh abadi membuat semua orang tau rumor kedua sekolah itu yang selalu berperang dalam segi apapun. Keyna sebagai ketua osis Cendekia dan Naufan sebagai Kapten tempurnya Galaksi kini berpacaran? Apa kata sekolah mereka? "Kalau lo mau nyerang sekolah gue lagi, gue ngambek sampe punya anak tujuh turunan." -Keyna Melfa "Emang lo mau punya anak sama gue?" -Naufan Geovano Miller ------ Cerita ini ada pict/pap tempat² dan chattingan nya Naufan dan Keyna Penasaran? Baca yuk^^ --- Warning!!! Ini cerita pertamanya aku jadi maaf kalau alur ceritanya masih berantakan, atau banyak salah kata dan typo bertebaran. Kalau masih penasaran langsung gas ke prolog yuk. Publish (16-05-20)
All Rights Reserved
#196
rival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Burning Boundaries [✔️]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Kandang Setan: Reborn
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Just The Two of Us [End]
  • Thats my Love
  • Possesive Playboy
  • DAYANA

[MATURE] "Dare. Cium orang yang paling kau benci di sini." Ruangan seketika hening, hanya suara napas tertahan yang terdengar. Ren menegang, matanya beralih ke Asher, yang kini berdiri perlahan dari tempat duduknya. Tanpa sepatah kata, Asher melangkah mendekat, tatapannya dingin dan tajam. Sebelum Ren sempat bergerak atau berkata apa-apa, tangannya terangkat, menyentuh rahangnya dengan lembut namun tegas. Dalam satu gerakan cepat, bibirnya berhasil menyentuh bibir mungil Ren. ----- Ren tidak pernah membayangkan harus tinggal satu atap dengan Asher-apalagi atas permintaan orang tua mereka. Asher dingin, tidak ramah, dan terlalu suka mencampuri urusannya. Ren sudah punya pacar, sudah punya hidupnya sendiri, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan Asher terus mengganggunya. Tapi Asher tidak pernah peduli pada batasan. Apalagi saat ia mulai merasakan sesuatu yang Ren sendiri enggan akui. Seharusnya mereka hanya sekadar roommate-tidak lebih. Seharusnya mereka saling tidak peduli. Tapi semakin lama, semakin sulit untuk berdiri di garis itu tanpa ingin melewatinya. Karena Asher tidak pernah bisa netral saat menyangkut Ren. Tidak saat ia melihat seseorang memperlakukan Ren tidak seperti seharusnya. Tidak saat Ren berpura-pura baik-baik saja. Tidak saat satu-satunya batasan yang tersisa hanyalah gengsi mereka sendiri. Dan saat itu hancur... Asher tahu, tidak akan ada jalan untuk kembali. ______ 0 ______ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! BERIKAN VOTE DITIAP CHAPTER. HARGAI BACAAN GRATIS INI. DISCLAIMER ! [!] mature. [!] walking a red flag !!! 🚩🚩🚩🚩🚩🚩 [!] klise. © all pics from : pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines