Story cover for Perfect Senior by LailaSari20
Perfect Senior
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 17, 2020
"Will you marry me?"


"Ah, Kakak bercanda, ya? Aku masih kelas sepuluh, lho! Haha," balasku.

"Aku serius."

"Ta-tapi ... hm, gimana, ya? Aku masih ragu, apalagi kita belum lama deket, Kak."

"Jangan ragu. Aku serius mau nikah sama kamu. Aku juga udah punya pekerjaan di tempat kerja kakakku. Kamu mau gak ikut aku ke Sukabumi? Aku mau kenalin kamu ke mama."

Aku jadi bimbang. Iya, dia udah lulus, tapi aku?

"Kakak tunggu aja sampai aku lulus," jawabku.

Dia tersenyum. Kalau boleh jujur, aku ingin jawab 'iya'. Tapi, mau bagaimana pun, aku tetaplah seorang wanita yang tidak boleh mudah percaya dengan ucapan lelaki. Bisa saja ucapannya hanya 'bulshit'. Dan aku gak mau menyesal nantinya.

"Kakak gak mau es krimnya?" Aku membuka pembicaraan lagi.

Kak Revan menggeleng. "Enggak, buat kamu aja," jawabnya.

"Ayo dong, Kak. Kakak yang beliin, masa aku yang makan semuanya."

"Ya udah, ya udah, sini." Aku menyuapinya, dan dia memakan es krim itu dengan senyuman di bibir.

Aku harap, kita selalu seperti ini, Kak.
All Rights Reserved
Sign up to add Perfect Senior to your library and receive updates
or
#864perfect
Content Guidelines
You may also like
Padam Nelangsa by friday-ukht
61 parts Ongoing Mature
[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] by hysunshinee
45 parts Complete
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
You may also like
Slide 1 of 9
Padam Nelangsa cover
Silent, Please! (Re-up) cover
Don't Talk About Money cover
U'RE MINE [END] cover
ZATARFA (Tamat) cover
Tokoh Utama cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
Love in Difference  cover
RAVASYA [END] cover

Padam Nelangsa

61 parts Ongoing Mature

[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)