Separated death

Separated death

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2020
Hai perkenalkan aku Clara Smitha, gadis remaja berusia 16 tahun kelas 11 SMA. Asalku dari Jakarta. Aku hobby membaca dan modelling. Papaku adalah seorang arsitek terkenal, Jev namanya. Sedangkan mamaku, Mery namanya adalah seorang ibu rumah tangga, ia ingin lebih fokus mengurusku. Aku adalah anak semata wayang. Kali ini ayahku mendapatkan proyek di Bandung, sehingga membuatku sekeluarga harus mengkuti ayahku. Hal tersebut membuatku pindah kesekolah baru. Rasa sedih sangat menusuk hatiku karena ku harus meninggalkan teman"ku disana. Aku pindah ke Elementary International School. Di sekolah baru tersebut aku mendapatkan teman baru bahkan lebih banyak dibanding teman sekolahku dulu. Tidak hanya itu, aku juga sedang dekat dengan seseorang. Dia sangat baik, tampan, dan penuh perhatian😋❤.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Ayesha Transmigration
  • A Sloppy Girl's Diary
  • ALEYA~~
  • {Secret Crush} > {Cinta rahasia}
  • ANNISA {ON GOING}
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • kiara's dream
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines