CLYNOPHILE

CLYNOPHILE

  • WpView
    Reads 898
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 15, 2022
Alvinandra Padmana adalah sahabat masa kecilku. Meskipun telah berpisah tiga tahun, namun aku masih mengingat semua yang pernah kami lewati. Ketika kami menghabiskan waktu di taman bermain sewaktu pulang sekolah, hingga aku ketiduran dan Alvin malah asyik menulis sajak. Bagi Alvin, aku adalah putri tidur. Sedangkan, untukku Alvin itu pangeran yang selalu hadir dalam mimpiku. Namun, segalanya berubah kala kami kembali bertemu di Charming High School. Ia tidak mengingatku. Bahkan, Alvin beranggapan aku bukan sahabatnya. Aku ingin ia kembali mengingat semua masa-masa yang dulu pernah kami lewati bersama. Sayangnya, rahasia di balik hadirnya di dalam dunia mimpi pun nyata membuat harapan itu tak akan pernah terwujud. |Zefanya Meira|
All Rights Reserved
#5
zefanya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kronos [COLD DEVIL #3]
  • Tripel A
  • Sejuta Bintang
  • Alvaro
  • SHAMBLES [SELESAI]
  • STITCHES
  • Kronos [COLD DEVIL #3]
  • Takdir yang Menyatu
  • AZENDRA : My Friend Is A Stalker
  • ALZADAISY[End]

[Cold Devil Series] "Jadi, nama lo Reana? Hai, salam kenal. Gue Michael, pacar lo mulai hari ini." A-apa?! Dia bilang apa?! PACAR?! Suara "gubrak!" seolah menggema dikepalaku. Tadinya, kupikir aku salah dengar saat anak baru itu tiba-tiba mengucapkan namaku. Namun, melihat seluruh kelas menatap ke arahku, aku yakin jika memang namaku-lah, yang tadi disebut olehnya. Hell, AKU BAHKAN BARU TAU NAMA DAN WAJAHNYA HARI INI! DI JAM INI! DAN TEPAT SAAT INI! KENAPA DIA MENGAKU-NGAKU PACARKU DISAAT AKU BAHKAN MERASA TIDAK MEMILIKI PACAR?! *** Berawal dari kalimat tersebut dan ancaman dari lelaki yang bernama Michaelis Alvin, aku-Reana Siera-di haruskan berpacaran dengannya tanpa tahu motif dari lelaki tersebut. Tentu saja, aku bukan perempuan bodoh yang bisa dengan mudahnya menerima lelaki sembarangan. Jadi, aku pun mencari tahu motifnya walaupun kebanyakan berasal dari orang lain yang mengatakannya dengan suka rela. Mantanku bilang, pacarku itu monster. Sahabatku bilang, dia dewa berhati iblis. Dan sepupuku bahkan menentang hubunganku. Namun, yang kulihat, Michaelis Alvin sangat baik padaku. Saat itulah, masalah lain datang. Nenekku menjodohkanku. Ini adalah momen paling rumit selama aku hidup tenang selama 17 tahun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines