CERPEN : Kenangan Dalam Hujan

CERPEN : Kenangan Dalam Hujan

  • WpView
    Reads 305
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 17, 2020
Alampun sama seperti manusia, marah jika diganggu dan dikhianati. Tetapi tidak seperti hujan, yang mampu mengingatkan kita untuk bersyukur. Akupun begitu. Bersyukur atas hujan. Karena hujan merupakan awal cerita kita berasal.
All Rights Reserved
#303
alam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka dan Malam [END]
  • Hujan di Matamu | (Completed)
  • When It Rains
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • Kisah yang Tertunda
  • Gadis Hujan
  • Rain Sound
  • Hujan Pertama
  • Miracle of Wonder Rain [END]
  • Rainangkasa #2 [END]

Luna kira Juan adalah rumahnya. Tempat ia bisa pulang, bersandar, dan merasa cukup. Tapi ternyata, rumah itu perlahan berubah jadi sunyi. Bukan karena tidak ada suara, tapi karena tak ada lagi yang benar-benar didengarkan. Kalimat Juan semakin pendek, tatapannya semakin jauh, dan Luna... mulai bertanya-tanya siapa sebenarnya yang berubah? Saat seseorang dari masa lalu Juan muncul kembali, Luna merasa seperti bayangan yang tak pernah diminta hadir. Ia menahan, bertahan, dan berharap. Tapi sampai kapan hati bisa terus menyangkal kenyataan? Suatu malam, ketika segalanya terasa terlalu berat untuk ditanggung, Luna berdiri di atas jembatan. Ia tak benar-benar ingin mati, tapi ia ingin semuanya berhenti-semua sakit, semua sepi, semua pertanyaan yang tak pernah dijawab. Namun hidup belum selesai dengannya. Seseorang menyelamatkannya. Dan desa kecil yang tak pernah ia kenal sebelumnya justru menjadi tempat pertama yang membuatnya merasa... dilihat. ~13-04-2025~

More details
WpActionLinkContent Guidelines