Sweet Chaos

Sweet Chaos

  • WpView
    Reads 2,810
  • WpVote
    Votes 183
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Gea, begitulah dia kerap disapa. Sejak masih memegang predikat sebagai mahasiswa baru gadis itu telah menarik perhatian beberapa orang karena dekat dengan salah satu kakak tingkat di jurusannya, Abimanyu. Puncaknya adalah saat tersebar rumor tentang dia yang menjadi penyebab hancurnya hubungan Abimanyu dan tunangannya, Pritaㅡsalah satu mahasiswa Teknik Arsitektur. Jadi demi menyelamatkan hubungan sahabatnya, Rayyan terpaksa harus turun tangan memperingati Gea untuk menjauhi Abimanyu. Namun semua menjadi rumit saat Gea malah ingin bermain lebih lama dengan Rayyan dan berakhir melibatkan perasaan diantara mereka berdua. Tetapi cerita tak selalu berjalan mulus, 'kan? "Karena gue selalu dipandang sebagai pihak antagonis, maka dengan senang hati gue mewujudkan peran itu."
All Rights Reserved
#137
senior
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Fingerprint (Dangerous)✅
  • Sejenak Luka
  • Undercover
  • Atha & Zeira (Completed)
  • GREENSTA [END]
  • Impossible
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines