MPLS
  • WpView
    Reads 57,549
  • WpVote
    Votes 3,106
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2020
Bandung, Agustus 2007 Kelas sepuluh A sudah beberapa bulan bersama. Kelas ini berada di paling pojokan sebuah Sekolah Menengah Atas di Bandung. Seakan terasing dari kelas-kelas sepuluh yang lain yang menempati bangunan bersebelahan. Letak yang paling jauh dari ruang guru dan justru paling dekat dengan parkiran membuat kelas X-A menjadi gaduh tak terkira. Kelas kecil berisi 38 siswa dan siswi yang berasal dari berbagai penjuru SMP. Sebagain basar jelmaan dari binatang-binatang yang emang gak pernah bisa diam. Diketuai oleh wali kelas guru Agama yang disegani pada masanya, Ibu Diden, berikut daftar absen X-A tahun pelajaran 2007/2008 *Tersusun sesuai nomer absen yang sebenarnya, namun dengan beberapa nama yang berbeda dari aslinya. *Dilengkapi setiap kemunculan karakter baru. 1. 2. Ramdan 3. 4. 5. Mai 7. Dimas 9. Sidiq 10. Dilla 11. Doni 12. 13. Eri 14. 15. 16. 17. Gilar 18. Haryo 19. Ipeh 20. Ikhsan 21. Irin 22. 23. 24. 25. 26. Bobby 27. Afghan 28. Nurhadi 29. Dian 30. Faisal 31. 32. 33. 34. 35. 36.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • guru yang menyukai murid
  • MANDALA
  • DirganRaya School - bakwan fightback.
  • STALKER [Completed]
  • Pembantaian (Bakwan Fight Back)
  • KAKA NTIK KU || Kaije bfb [ROMBAKK]
  •  Badboy Love
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • Ketos Vs Cegil
  • Bakwan Fight Back : Hidden Gem In Fight

Bab 1 - Guru Baru Bernama Arga SMA Nirwana kedatangan guru baru Bahasa Indonesia: Arga Mahendra, pria 28 tahun, berwajah tenang dan penuh wibawa. Meski belum menikah, sikapnya dewasa dan penuh pengertian, membuat banyak siswa segan namun penasaran. Di kelas XII-3, seorang siswi bernama Tara Kirana dikenal bandel, tapi cerdas. Hobinya menulis puisi satir dan mengganggu guru. Namun saat bertemu Pak Arga, ia menemukan lawan yang tak mudah dipatahkan. --- Bab 2 - Esai yang Membuka Luka Dalam tugas ujian akhir semester, Tara menulis esai berjudul: "Guru yang Tak Pernah Tahu Aku Sedang Jatuh Cinta." Arga membacanya larut malam. Kalimat-kalimatnya tajam dan jujur. Ia tak tahu harus tersenyum atau khawatir. > "Kau tahu rasanya mencintai seseorang yang bahkan tak boleh kau tatap lebih lama dari lima detik?" Bab 3 - Kopi, Kelas, dan Kode Diam Kedekatan perlahan tumbuh. Tara mulai sering membantu di perpustakaan, hanya agar bisa melihat Arga lebih lama. Arga mulai gelisah, tapi tak bisa mengusir Tara. Mereka berbicara tentang sastra, tentang kehidupan, dan tentang kehilangan. Namun semua masih dalam batas guru-murid... sejauh mungkin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines