Love In Two Worlds

Love In Two Worlds

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
Kelam belum tentu tenggelam dan Hitam belum tentu gelap. Kehidupan yang selalu membohongi membawa seorang Dokter muda terjebak dalam kebingungan yang membuat dunia nya semakin rumit, perihal hati? Dia begitu ingin tahu siapa bayangan selama ini yang selalu hidup bersama dalam dinding hati nya? Seperti semua yang membolak balikkan keadaan hati. Dunia yang absurd dan bayangan dia yang abstrak. " Tidak mungkin, cepat katakan siapa kau sebenarnya? Kau bukan Dia Bukaann. Kau hanya orang gila, hanya orang sakit. Tidak mungkin! " Teriak Ali yang begitu pasrah. " Tapi, orang itu memang aku yang selalu menyelipkanmu dalam hati. Believe me darling.! " Ujar Syifa dengan cucuran air mata. Perjalanan nyata yang tampak memuakkan yang ingin membawaku menutup mata untuk selamanya. ✓✓✓ Hallo guyss, penasaran dengan kehidupan seorang Dokter yang berjuang keras demi menemukan jati diri dan kekasih hati yang selalu menghantuinya?. Kuyy lah ikuti cerita ini dan jangan lupa tanggapanya yaaa^^. Murni ya dari pikiran sendiri♡ Follow dulu ya geess hehe, jangan lupa tinggalkan vote dan komentar. semoga kalian suka. Terimakasih mwamwa. hehehe Nayy^^.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • CINTA YANG MENYEMPURNAKAN (TELAH TERBIT)
  • I Love You Dokter {Geng Rempong : 12}
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Ketukan Takdir
  • i love komandan S1-♡
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Dokter Hati di Tengah Jaga [MS 2]
  • Rasa Dalam Sujudku

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines