Tarian Pena

Tarian Pena

  • WpView
    Reads 1,054
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ku biarkan pena ini menari dengan senangnya Menari di atas kertas suci Biar dia yang mewakilkan rasa rindu ku padamu Tatkala tentangmu di tulis oleh pena, jantung ku selalu berdetak tak karuan @Winadiaardn Kepoin yuk!!! Baca ya!
All Rights Reserved
#418
melupakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Kalimat Rindu Untuk Ayana
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Terlambat cinta
  • Move on
  • My Junior My Love ✔️
  • About You Dandelion
  • ROMANSA KATA
  • Barisan Penyesalan
  • Rindu Bintang (Selesai)

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines