SENJA
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
Nama yang suatu saat nanti ingin aku temui. Dalam bayanganku, dia sosok yang hangat. Mampu membuat orang lain yang berada saat bersamanya tak ingin mengakhiri waktu. Dengan sifatnya yang lembut, sehingga mampu menjerat setiap kamu hawa yang bertemu dengannya. Dengan tatapan matanya yang mampu membuat candu bagi siapa saja yang menatapnya. Sosok yang sangat aku idamkan itu, mungkinkah semesta berpihak kepadaku?
All Rights Reserved
#135
temanlama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Layung
  • PERCAYA? [END]
  • SEARCHING FOR TRUE FRIENDSHIP
  • DI WAKTU YANG TEPAT
  • ROSEYANA [✓]
  • Dendam Yang Terpendam
  • SENJA KU SENJA MU

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines