Terimakasih bumi

Terimakasih bumi

  • WpView
    Reads 1,772
  • WpVote
    Votes 346
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"ska, lo kecewa sama gue?" "Gue kecewa..." ___ Dibumi ini kita tidak hanya belajar mencintai, tapi sebaliknya, terkadang kita butuh belajar dicintai. Itu adalah teori sederhana sebagai manusia yang ingin berterimakasih pada diri sendiri. --- Sepanjang apa jalan hidupmu, jangan pernah mencoba untuk mengejar langit, kamu tidak akan bisa! Kita tidak akan pernah bisa bersatu dan itu selamanya. Mungkin, cinta itu terkadang butuh jarak meski tak harus bersama. Mungkin cinta itu adalah pengubahan dimana hati akan terus mencari. Kumohon Berhenti untuk berlari! Kita harus menemukan bahagia dimasing masing alam. Jangan terus memikirkan keadaanku, aku jauh lebih baik karna sudah berhenti untuk berpura pura menjadi manusia pribumi sepertimu. Suatu saat nanti, Kamu akan terbiasa dan baik baik saja. Anggaplah 696 jam yang pernah kamu lewati dengan aku adalah mimpi dimana kita akan menyudahi. Untuk Alaskanian sang manusia pribumi. Terimakasih Bumi💐 Kita hanya sampai sini.....
All Rights Reserved
#432
bumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Yuki
  • AREEN [the Queen of Azriel]
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Alicia Stories : In Another World
  • Is It Home ?
  • [��✔️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi
  • ✓ Home
  • Seana or Seano

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines