BLIND LOVE

BLIND LOVE

  • WpView
    Reads 1,363
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2020
•Selamat membaca, semoga kalian suka ya!! • Cerita ke dua • Semoga cerita ini sesuai apa yang aku harapkan:). • Di dalam cerita ini tidak ada covid 19 ••• "Kamu gak bosan dengan kegelapan setiap saat?" tanya gadis itu dengan wajah pucat namun masih terlihat sangat cantik. "Bosen atau enggaknya aku bersyukur masih bisa menjalani hidup, walau harus kehilangan kedua mataku, dan aku bersyukur mempunyai kamu" balas lelaki tersebut sambil tersenyum hangat. 'Aku gatau hidupku bakal lama lagi atau enggak, yang pasti kematianku tidak akan sia-sia. Aku ingin mendonorkan kedua mataku untukmu, agar kamu bisa menjalani hidup dengan normal.' Ucap gadis tersebut dalam hati sambil tersenyum hangat kepada lelaki yang kini sedang berada di sampingnya. ••• "Mengapa manusia betah di dunia, padahal semuanya hanyalah gelap, padahal semuanya hanyalah hitam dan pekat!?" (Ataukah dia yang tak bisa melihat..!?) Bayangan gelap selalu menemaniku setiap saat, tongkat panjang menjadi petunjuk kemana arahku pergi, kacamata hitam menjadi hiasan untuk mataku. Cinta itu ada, dan cinta tak memandang fisik seseorang, dia datang secara tiba-tiba. Wanita itu sangat mencintaiku dengan setulus hatinya. Wanita itu menerima segala kekurangan ku. Wanita itu membuat diriku merasakan namanya cinta. Blind love (Cinta buta) benar adanya, aku hanya seorang manusia yang jauh dari kata sempurna, tetapi cinta buta datang kepada seorang wanita yang aku saja sendiripun tidak tahu bagaimana bentuk wajah dirinya. Perjalanan seorang Revan Keanu Mahardika, sejak kejadian pada masalalu yang mengharuskan dirinya menjadi tidak bisa melihat untuk selama- lamanya. Masa remajanya yang seharusnya menikmati cinta SMA justru berbalik arah, dirinya harus siap menahan bullyan dari teman-temannya. Mentalnya sudah siap untuk menerima semua ini. Kejadian bullying tersebut tidak bertahan lama, sampai pada akhirnya ada seorang wanita yang merubah hidupnya. Karena wanita tersebut dirinya mengenal akan cin
All Rights Reserved
#200
mellow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vericha Aflyn ✔️
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • psychologycal
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Cuaca
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • ALSTARAN [END]
  • Hurt Love

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines